Mobil Listrik Hyundai Kona Kena Recall Akibat Sistem Bermasalah

0
hyundai kona electric
Hyundai Kona Electric. Foto : Dok. Hyundai

Autonesian.com – Hyundai kembali melakukan penarikan atau recall terhadap mobil listrik andalannya, yakni Kona. Kali ini disebabkan telah ditemukan masalah pada sistem perangkat komponen rem elektriknya.

Selain Hyundai Kona, produsen mobil asal Korea Selatan ini juga turut melakukan perbaikan terhadap mobil hidrogen Hyundai Nexo. Dari kedua model ini melibatkan sebanyak 50.864 unit dari negara asalnya.

Seperti dilansir melalui Carscoops, terkait perbaikan kedua model tersebut diperkuat dengan adanya laporan yang dikeluarkan dari kementerian Transportasi Korea Selatan. Dimana laporan tersebut mengenai sistem pengereman kedua mobil ini tidak berfungsi dengan baik karena diduga ada cacat perangkat lunaknya.

Meskipun sudah masuk dalam daftar recall, hingga saat ini pihaknya juga belum menyebutkan adanya laporan terjadi peristiwa kecelakaan akibat masalah pada sistem rem elektrik yang saat digunakan oleh Hyundai Kona dan Nexo Fuel Cell.

Autonesian Youtube Channel

Hyundai Nexo Fuel Cell Global

Sementara mobil listrik Hyundai Kona yang terdampak pada kejadian ini melibatkan produksi antara Mei 2019 dan November 2020 sebanyak 40.000 unit, serta 10.138 unit untuk Nexo Fuel Cell yang diproduksi antara Januari 2018 dan November 2020.

Baca Juga :  Dijual Rp. 4,3 M, Lexus LC 500 Resmi Hadir di Indonesia

Secara global, pihaknya juga akan turut melakukan penarikan terhadap Kona dengan melibatkan kurang lebih sebanyak 74.000 unit yang telah terjual di Korea, Kanada, dan Eropa dalam rentang dua tahun.

Kita ketahui, Hyundai Kona Electric dipersenjatai motor listrik sinkron bermagnet permanen dengan efisiensi tinggi sebesar 100 kW (136PS) yang disuplai oleh baterai lithium ion 39,2 kWh, motor mengembangkan torsi 395Nm yang didistribusikan ke roda depan.

Sementara, Hyundai Nexo Fuel Cell sendiri menggendong mesin fuel cell yang sudah disempurnakan dari generasi sebelumnya. Melalui mesin ini menawarkan daya kekuatan yang lebih besar, dimana dapat menembus jarak tempuh mencapai 595 km, 215 lebih jauh ketimbang pendahulunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here