Perjalanan Keliling Dunia, “Ekspedisi Happy Go Lucky” Siap Perkenalkan Keindahan Indonesia

0
autonesian.com – Berawal dari hobi otomotif, dua warga negara Indonesia yakni Hartawan Setjodiningrat (Hauwke) dan Sunny Rusli kembali mengeliling dunia dengan mengusung tagline “Ekspedisi Happy Go Lucky” yang dimulai sejak 15 Maret 2018.

Kedua WNI ini telah mengelilingi dunia sejak tahun 2014 dengan mengunakan dua unit Toyota Land Cruiser VX lansiran 1995 dan 1996. Sementara dalam ekspedisi kali ini dilakukan dengan dua tim serta dua rute berbeda.

Kendaraan tim pertama yang dikemudikan oleh Hauwke memulai perjalanan dengan melakukan start dari Hamburg, Jerman pada 15 Maret menuju rute, Belanda, Prancis, Italia, Portugal, Spanyol, Maroko, hingga Yunani menempuh jarak 7000 km dan berakhir di Turki pada bulan Juni 2018.

Sedangkan tim kedua Sunny menempuh rute tahun ini juga dari Hamburg, Jerman namun memulai start pada minggu pertama pada bulan April, dengan rute Asia Tengah mengelilingi Eropa Timur, dan berakhir pada bulan yang sama di Turki, Juni 2018.

“Pada bulan Juni setelah kita melakukan perjalanan di benua eropa kita akan melakukan ekpedisi menuju benua Afrika secara bersama hingga berakhir di Cape Town, dan berlanjut ke Amerika Selatan hingga menuju Alaska,” ujar Hauwke saat ditemui di Hauwke Auto Gallery yang juga merupakan kediamanya.

Baca Juga :  Waduh, Toyota Prius Kembali Kena Recall

Selain melakukan ekpedisi mengelilingi dunia tujuan dari misi ini juga Hauwke inggin sekaligus memperkenalkan “Wonderful Indonesia” di mata dunia, akan keindahaan alam dan budaya, serta nilai kebersamaan gotong royongnya yang tinggi.

“Selain memperkenalkan pariwisata Indonesia, tim ekspedisi memanfaatkan setiap pertemuan dengan media lokal maupun masyarakat saat perjamuan di kantor-kantor kedutaan di negara yang dikunjungi bahwa Indonesia adalah negeri aman dari sisi sosial, politik dan ekonomi,” papar Sunny dalam kesempatan yang sama.

Ekspedisi Happy Go Lucky sendiri telah melewati lebih dari 60 negara sejak tahun 2014, dan akan terus berlajut hingga akhir tahun 2019, dengan tidak menarget berapa banyak negara yang akan ditempuh.

“Target negara tidak saya tentukan, saya hanya ingin sebanyak-banyaknya negara saya lewati sesuai di peta,” tegas Hauwke.

Baca Juga :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here