Trial Game Asphalt 2019 Yogyakarta Hasilkan Persaingan Panas

0
Trial Game Asphalt 2019 Yogyakarta
Trial Game Asphalt 2019 Yogyakarta. Foto : Ist

Autonesian.com –  Hasil seri Trial Game Asphalt 2019 Yogyakarta membuat persaingan di papan klasemen sementara semakin panas. Doni Tata yang telah berada di peringkat ketiga kini mengumpulkan 129 poin, di bawah Tommy Salim dengan 134 poin.

Sementara sang pemuncak klasemen, Farudila Adam rider asal kota apel ini berhasil dengan koleksi 137 poin harus ekstra hati-hati karena posisinya bisa saja tergusur di dua seri selanjutnya.

Ancaman ini dilontarkan Doni Tata yang tak mau begitu saja melepas titel juara umum Trial Game Asphalt selama dua tahun berturut-turut. “Yang jelas ke depannya saya akan lebih konsisten dan fokus di seluruh race yang tersisa. Saya optimis juara, champions itu tidak ada kata menyerah,” kata Doni.

Sengitnya persaingan juga terjadi pada kelas FFA 450. Dibayangi oleh Doni Tata dan Tommy Salim, Rider asal Inggris, Lewis Cornish tampil perkasa dari mulai sesi kualifikasi hingga race day. Baik di Moto 1 maupun Moto 2, dia konsisten nangkring di posisi puncak.

Pada Moto 1, Doni Tata dengan tunggangan yang mengandalkan motor anyar berkapasitas mesin 450 cc telah sukses membayangi sang rider Lewis, dibuntuti Tommy Salim di urutan ketiga.

Sedangkan pada kelas Moto 2, sayangnya Doni Tata yang  berada di posisi ketiga telah digeser oleh rider asal Surabaya, yakni Tommy Salim yang berhasil mencapai garis finis setelah Lewis Cornish.

Trial Game Asphalt 2019 Yogyakarta

Adapun untuk hasil akhir di kelas unggulan Trial Game Asphalt 2019 lainnya, yaitu Trail 175 Open menempatkan Tommy Salim di posisi pertama dengan 50 poin, Surya Narayana di posisi kedua dengan 44 poin, dan Rexzy Kepo di posisi ketiga dengan 36 poin.

Baca Juga :  Pertama di Asia Tenggara, Dua Rider Muda Indonesia Lakukan Atraksi Ter-Extreme

Sedangkan di kelas Trail 175 Non Pro yang juga merupakan kelas unggulan, posisi pertama diraih Reihan Lapendoz dengan 50 poin, posisi kedua Erick Candra dengan 44 poin dan posisi ketiga M. Noufal Saleh dengan 38 poin.

Keseruan tidak hanya terjadi di lintasan balap karena serunya pertarungan antar para rider semata. Mengusung konsep sportainment, Trial Game Asphalt juga memanjakan para pecinta balap motor dengan berbagai macam hiburan dengan DJ performance hingga dentuman kembang api raksasa.

Mario CSP dari 76 Rider selaku penyelenggara Trial Game Asphalt, mengapresiasi tingginya animo pegila balap supermoto terhadap Trial Game Asphalt, baik dari sisi rider yang berpartisipasi maupun penonton yang memadati Stadion Mandala Krida hingga race berakhir.

“Animo pegila balap di Yogyakarta sungguh luar biasa. Tak kurang 130 pebalap ambil bagian di 10 kelas yang dilombakan dalam Trial Game Asphalt ini. Dan para penonton pun sangat antusias memberikan dukungan hingga akhir race. Terima kasih untuk warga Yogyakarta yang telah mensukseskan gelaran seri ketiga ini,” tutur Mario.

Setelah Yogyakarta, Trial Game Asphalt 2019 akan berlanjut ke dua seri terakhir. Yaitu di Malang pada 18 – 19 Oktober dan Semarang 13 – 14 Desember. pantau info lengkapnya di www.trialgame.id / Instagram: @trialgameid / Facebook: trialgameid.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here