Astra Boyong Dua Penghargaan dari Asiamoney

0
Chief of Corporate Development Astra Meliza M. Rusli (tengah) didampingi Asia Bureau Chief Asiamoney Matthew Thomas (kiri) dan Editor in Chief Asiamoney Clive Horwood (kanan) menerima dua penghargaan dari Asiamoney Asia’s Outstanding Companies Poll 2019 di Singapura (25/09/2019). Foto : Ist

Autonesian.com – PT Astra International Tbk kembali menerima penghargaan dan kali ini dari Asiamoney Asia’s Outstanding Companies Poll 2019 yang memberikan dua kategori untuk salah satu perusahaan terbesar di Indonesia satu ini.

Adapun untuk kedua kategori penghargaan tersebut adalah Overall Most Outstanding Company in Indonesia dan Outstanding Company in Automobiles & Components Sector in Indonesia.

Pada ajang penghargaan ini, Astra sendiri telah mewakili perusahaan dari Indonesia bersama dengan 11 perusahaan-perusahaan global dari 11 negara di Asia untuk kategori Overall Most Outstanding Company.

Penghargaan tersebut merupakan hasil polling yang dilakukan oleh 824 manager investasi, buy-side analysts, bankir dan perusahaan pemeringkat yang diadakan pada 12 Juli. Setelah melalui tahap voting, diperoleh lebih dari 4.004 suara yang berpartisipasi dalam pemilihan perusahaan terbuka dari 12 bursa saham di Asia.

Menurut keterangan siaran persnya, Kamis (26/09/2019) “Sebanyak 153 perusahaan yang dikumpulkan telah ditetapkan sebagai menerima apresiasi khususnya di sektor dan bursa saham masing-masing.”

Penghargaan Asiamoney Asia’s Outstanding Companies Poll 2019 bertujuan mengidentifikasi dan memberikan pengakuan bagi perusahaan-perusahaan terkemuka di Asia. Para responden berasal dari negara Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Pakistan, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, Tiongkok serta Vietnam.

Meliza M Astra Asiamoney Asia’s Outstanding Companies Poll 2019

Sementara kinerja hingga per Juni 2019, pendapatan bersih konsolidasian Grup Astra meningkat 3% menjadi Rp116,2 triliun, yang terutama disebabkan oleh peningkatan pendapatan dari divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi serta divisi jasa keuangan.

Baca Juga :  Astra Holiday Campaign Kembali Siap Kawal Pemudik 2019

Laba bersih Grup Astra mencapai Rp9,8 triliun, menurun 6% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2018. Nilai aset bersih per saham Grup tercatat sebesar Rp3.444 pada 30 Juni 2019, 2% lebih tinggi dibandingkan posisi akhir tahun 2018.

Sekedar informasi tambahan, PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Pada tahun 1990, dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII.

Astra telah mengembangkan bisnisnya dengan menerapkan model bisnis yang berbasis sinergi dan terdiversifikasi pada tujuh segmen usaha, terdiri dari: 1) Otomotif, 2) Jasa Keuangan, 3) Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi & Energi, 4) Agribisnis, 5) Infrastruktur dan Logistik, 6) Teknologi Informasi dan 7) Properti.

Kegiatan operasional bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia dikelola melalui 232 anak perusahaan, ventura bersama serta entitas asosiasi, didukung oleh 225.523 karyawan, berdasarkan data Juni 2019.

Sebagai salah satu grup usaha terbesar nasional saat ini, Astra telah membangun reputasi yang kuat melalui penawaran rangkaian produk dan layanan berkualitas, dengan memperhatikan pelaksanaan tata kelola perusahaan dan tata kelola lingkungan yang baik. Astra senantiasa beraspirasi untuk menjadi perusahaan kebanggaan bangsa yang berperan serta dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here