Hyundai MOBIS Hadirkan Fitur Keselamatan Bersistem Cahaya

0
Hyundai MOBIS Concept
Hyundai MOBIS Concept. Foto : Ist
autonesian.com – Sejumlah produsen otomotif kembali berlomba-lomba menghadirkan kendaraan otonom, salah satunya Hyundai secara resmi memperkenalkan MOBIS yang hadir dengan konsep komunikasi terbaru pada ajang CES 2019.

Seperti dilansir melalui Carscoop kendaraan otonom tersebut hadir dengan bermodel coupe yang futuristik dan berbodi ramping meski telah dilengkapi dengan berbagai macam tampilan serta lampu yang menjadi isyarat komunikasi.

Diluar itu juga mobil ini hadir dengan lampu depan yang menarik dan dipercayai untuk bisa memberikan gambaran sebagai simbol peringatan bahaya kepada pejalan kaki untuk menunjukkan bahwa tidak aman untuk bergerak di depan kendaraan.

Sedangkan Ketika kendaraan berhenti, lampu depan akan kembali memberikan sebuah isyarat penyemberangan yang disorotkan ke tanah untuk menunjukan bahwa status lingkungan disekitar MOBIS bisa dilewati.

“Cahaya telah digunakan sebagai saluran untuk komunikasi di antara kendaraan dan pejalan kaki selama hampir selama mobil ada,”¬†ujar Mirco Goetz, Direktur Teknik Lampu Hyundai MOBIS.

Dan mobil konsep masa depan Hyundai ini juga mampu mendeteksi pejalan kaki dengan jarak kurang lebih 137 meter serta bisa memberikan informasi kondisi kendaraan kepada mereka apa yang ingin dilakukan selanjutnya.

Baca Juga :  Hingga November, Penjualan Honda Brio Satya Tembus 4.647 unit

Informasi tersebut juga ditampilkan melalui papan LED yang menunjukan isyarat arah dimana kendaraan akan bergerak. Dan konsep ini juga diklaim bisa menghitung mundur untuk waktu berapa lama ketika kendaraan mulai bergerak serta dalam kondisi ketika menghadapi jalan persimpangan.

Selain fitur-fitur yang disebutkan, konsep kendaraan masa depan ini juga memiliki Indicating Lighting Zone. Dimana fitur tersebut memberikan peringatan kepada orang-orang ketika kendaraan tersebut telah masuk ke mode mengemudi, konsep ini disalurkan melalui suara dan LED lain dalam upaya meningkatkan keamanan jalan.

Meski kendaraan tersebut dilengkapi banyak sistem pencahayaan yang cukup banyak, produsen asal Korea Selatan (Korsel) tersebut menyakini teknologi tersebut bersistem cerdas dan diluncurkan dengan cara yang relatif cepat serta hemat biaya.

“Jadi kami sangat senang untuk memimpin evolusi teknologi ini untuk menyelamatkan jiwa dan menawarkan ketenangan pikiran untuk semua yang menggunakan jalan,” tutup Goetz secara bangga menghadirkan mobil otonom tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here