IIMS 2016 Kejar Target Penjualan Semester I

0

iims-crowd

autonesian.com – Sebuah keputusan tepat memajukan penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 menjadi 7-17 April, keluar dari pakem tradisional yang sebelumnya digelar seputar Agustus-September. Tepat karena itulah satu-satunya ajang promosi dan penjualan langsung dan besar-besaran pada semester pertama 2016. Dengan begitu pihak APM dan industri otomotif terkait bisa memaksimalkannya mengejar target penjualan Triwulan ke-2 maupun target total semester I-nya, sekaligus berancang-ancang menyambut bulan puasa (Juni) yang biasanya pangsa pasar otomotif dan pernak-perniknya menggeliat tajam.

Begitulah respons positif menyambut pameran otomotif tahunan IIMS 2016 yang untuk kali pertama digelar pada bulan April. Sejauh ini peserta tahun lalu yang terdiri dari 50-an brand kendaraan bermotor roda 4 dan roda 2 berikut industri komponennya berkomiten meramaikan edisi 2016. Umumnya optimis bisa menggebrak pasar demi mengejar target masing-masing pada semester I. Maklum, IIMS 2016 yang berlangsung di JIExpo, Kemayoran, ini menjadi satu-satunya pameran akbar berkelas internasional di Jakarta.

“Kini sudah masuk proses teknis persiapan. Ada beberapa APM besar yang tengah menyusun program khusus di IIMS 2016 dengan permintaan area tertentu. Kami sendiri selaku penyelenggara sudah melakukan berbagai perubahan berdasarkan evaluasi tahun lalu namun tetap mengusung konsep The Essence of Motor Show, konsep yang mensinergikan semua elemen otomotif dengan nuansa edukasi dan entertaintment,” ucap Hendra Noor Saleh, Direktur Dyandra Promosindo.

Baca Juga :  Jusuf Kalla Gantikan Jokowi Resmikan GIIAS 2019
Autonesian Youtube Channel

Aspek entertainment tahun ini, menurut Hendra, menjadi poin penting untuk mendukung serapan pengunjung. Tujuan utama pameran adalah promosi dan penjualan, tapi itu hanya akan efektif jika crowd-nya mendukung. Semakin padat pengunjung maka potensi transaksi pun semakin tinggi. Di tengah sulitnya perekonomian nasional tahun lalu, IIMS 2015 menyedot 359.374 pengunjung dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Dengan situasi ekonomi terkini, besar harapan melampaui angka tersebut. “Target tahun ini tak muluk-muluk, 380.000 pengunjung. Itu target realistis, berpotensi lebih karena momen menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri dimana umumnya persiapan mudik dan liburannya disiapkan sejak jauh hari,” imbuhnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here