RSV Helmets Pilih Perkuat Penjualan Lewat Website Resmi, Hindari Dampak Kenaikan Biaya Marketplace

RSV Helmets Windtail IMOS 2022
Deretan produk RSV Helmets Windtail Series. Foto : Tri/Autonesian

Autonesian.com – Produsen helm lokal RSV Helmets mengambil langkah strategis dengan memperkuat penjualan melalui website resmi perusahaan di tengah meningkatnya biaya yang dibebankan oleh berbagai platform marketplace.

Melalui unggahan resmi di media sosial, RSV mengungkapkan bahwa mereka dihadapkan pada dua pilihan, yakni menaikkan harga produk atau mencari solusi lain agar konsumen tetap mendapatkan harga terbaik.

Perusahaan pun memilih opsi kedua dengan mengoptimalkan kanal penjualan langsung melalui website resmi mereka.

Menurut Richard Ryan, CMO & Co-Founder RSV Helmets pada saat dihubungi oleh tim autonesian.com, Rabu (17/06/2026), keputusan tersebut diambil setelah perusahaan melihat biaya yang harus ditanggung penjual di marketplace terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Saat ini total biaya yang harus ditanggung brand di marketplace bisa mencapai sekitar 28 persen. Kondisi tersebut tentu memberikan tekanan besar terhadap harga jual produk,” ujar Richard.

Selain itu, pihaknya juga turut menegaskan langkah ini tidak ingin konsumen harus menanggung beban tersebut melalui kenaikan harga, sehingga kami memilih untuk memperkuat penjualan melalui website resmi RSV.

Baca Juga :  Harga Solar dan Pertamax Turbo Kembali Naik, Ini Rinciannya

Langkah ini diyakini dapat membuat harga produk tetap kompetitif sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi konsumen. Selain itu, RSV juga memastikan biaya pengiriman tetap mengikuti tarif yang ditetapkan oleh mitra logistik.

“Untuk ongkos kirim melalui website resmi RSV tetap menyesuaikan tarif dari jasa pengiriman yang dipilih konsumen,” tambah Richard.

RSV Helmets marketplace statement

Paling menarik, pihaknya juga kedepannya masih bisa memanjakan para bikers dengan memberikan subsidi ongkir melalui website resminya sehingga pelanggan bisa mendapatkan keuntungan lebih.

Dalam unggahannya, RSV menegaskan bahwa setiap rupiah yang dibayarkan konsumen diharapkan benar-benar kembali pada kualitas produk yang mereka beli, bukan terserap oleh biaya platform yang terus bertambah.

Keputusan tersebut mendapatkan respons positif dari para pengguna media sosial. Banyak konsumen mengapresiasi langkah RSV yang dinilai lebih berpihak kepada pelanggan dibandingkan langsung menaikkan harga jual produk.

Baca Juga :  ASUKA Perkenalkan Inovasi Digital Car TV Terbaru di IIMS 2017

Fenomena kenaikan biaya operasional marketplace memang tengah menjadi perhatian banyak pelaku usaha.

Berbagai komponen biaya seperti komisi penjualan, biaya layanan, biaya administrasi hingga biaya promosi membuat total beban yang ditanggung penjual semakin besar.

Bagi RSV, strategi direct-to-consumer (D2C) melalui website resmi www.rsvhelmets.co.id menjadi solusi yang dinilai lebih efisien dan juga dengan kehadiran flagship store yang saat ini sudah tersebar di kota-kota besar di Indonesia.

Selain menjaga harga tetap kompetitif, pendekatan ini juga memungkinkan perusahaan membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen serta menghadirkan berbagai program promosi yang lebih fleksibel.

Melalui langkah tersebut, RSV berharap dapat terus menghadirkan produk berkualitas dengan harga terbaik sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang lebih menguntungkan bagi para penggunanya di seluruh Indonesia.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Previous Article
Lexus ES MY2026

Tak Lagi Sekadar Hybrid, Lexus ES Kini Punya Versi Listrik

Related Posts