Toyota Diam-Diam Ubah Struktur Besar, Fokus Perkuat Produksi Masa Depan

toyota logo bumper
Logo Toyota. Foto : Tri/Autonesian

Autonesian.com – Toyota Motor Corporation (TMC) resmi mengumumkan perubahan besar dalam struktur organisasinya mulai 1 Juli 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kemampuan produksi dan manufaktur Toyota di tengah transformasi industri otomotif menuju era elektrifikasi dan teknologi masa depan.

Salah satu perubahan paling signifikan adalah pembentukan Production Engineering Group yang akan menjadi pusat baru pengembangan teknologi produksi Toyota.

Divisi baru ini nantinya menggabungkan berbagai fungsi manufacturing engineering dari Production Group, Production Engineering Development Center, Powertrain Company, hingga sejumlah organisasi terkait lainnya.

Sebagai bagian dari restrukturisasi tersebut, Toyota juga resmi menghapus Production Engineering Development Center dan mengalihkan fungsi-fungsinya ke organisasi baru tersebut.

Baca Juga :  Mitsubishi XM Concept Sang Penarik Mata di GIIAS 2016

Toyota menyebut penggabungan berbagai divisi ini dilakukan untuk memperkuat integrasi antara engineering, produksi, dan manufacturing engineering demi menghadapi kebutuhan industri otomotif masa depan yang semakin kompleks.

“Toyota akan memperkuat kemampuan manufaktur untuk masa depan,” tulis perusahaan dalam pengumuman resminya.

Restrukturisasi ini juga diikuti sejumlah perubahan posisi eksekutif penting di tubuh Toyota.

Takefumi Shiga tetap menjabat Chief Production Officer sekaligus memimpin Production Engineering Group sebagai Chief Officer.

Sementara Motoki Watanabe kini ditunjuk sebagai Deputy Chief Officer di divisi baru tersebut.

Toyota tampaknya ingin memastikan proses produksi kendaraan masa depan bisa berjalan lebih cepat, efisien, dan terintegrasi di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Baca Juga :  Motor Modifikasi Royal Enfield Himalayan Panaskan IMoS 2018

Langkah tersebut terutama dalam pengembangan kendaraan listrik, teknologi connected car, hingga sistem otomatisasi produksi.

Dalam pernyataan resminya, Toyota juga kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan teknologi mobilitas yang lebih aman, ramah lingkungan, dan inklusif bagi masyarakat global.

Langkah restrukturisasi ini sekaligus memperlihatkan bagaimana Toyota mulai menyiapkan fondasi manufaktur baru untuk menghadapi era otomotif modern yang kini bergerak cepat menuju elektrifikasi dan teknologi berbasis AI.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Previous Article
ALVA IIMS Surabaya 2026

ALVA Makin Serius Garap Surabaya, Motor Listrik Premium Ini Punya Skema Baru

Next Article
Vespa GTS Super Tech 250 Indonesia

Vespa GTS Super Tech 250 Resmi Hadir, Skutik Premium Ini Kini Lebih Bertenaga

Related Posts