Autonesian.com – Indomobil Group akhirnya bikin langkah yang nggak setengah-setengah dalam mendorong era kendaraan listrik di Indonesia.
Lewat ajang bertajuk “EVperience”, Indomobil Expo resmi digelar untuk pertama kalinya di Main Atrium Senayan City, Jakarta, mulai 5 hingga 17 Mei 2026.
Bukan sekadar pameran biasa, event ini terasa seperti “one stop experience” buat masyarakat yang penasaran, bahkan siap beralih ke mobil listrik.
Beragam brand global langsung diboyong dalam satu atap, mulai dari Changan, Citroen, GAC AION, JAC, Maxus, sampai Volkswagen.
Yang menarik, pengunjung nggak cuma lihat-lihat dan juga bisa langsung nyobain berbagai model lewat sesi test drive yang sudah disediakan.
Mulai dari city car hingga MPV listrik premium, semuanya tersedia untuk dicicipi sensasinya di jalan.
Santiko Wardoyo, CEO Indomobil Dealership Group, menegaskan bahwa langkah ini bukan gimmick semata.
“Melalui momentum ini, kami dengan bangga menandai dimulainya Indomobil Expo sebagai wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan inovasi yang relevan bagi solusi mobilitas masa kini,” ujarnya.

Lebih jauh lagi, ia menekankan bahwa Indomobil ingin menjadi jembatan antara teknologi global dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang terus berkembang.
Atmosfer pameran ini juga terasa makin serius dengan hadirnya total 10 unit display kendaraan listrik, mulai dari AION V, Hyptec HT, hingga Volkswagen ID. Buzz, semuanya menunjukkan bahwa pasar EV di Indonesia kini makin beragam dan matang.
Menariknya, bukan cuma produknya yang bikin ngiler, tapi juga skema pembiayaannya. Indomobil menghadirkan berbagai promo agresif, termasuk DP mulai 10 persen, bunga 0 persen hingga tenor 5 tahun, bahkan opsi tanpa cicilan di awal.
Buat yang masih ragu soal kepemilikan, pendekatan ini jelas jadi game changer. Mobil listrik yang dulu terkesan “mahal dan ribet”, kini mulai terasa lebih realistis untuk dimiliki.
Ditambah lagi, Indomobil juga sudah didukung jaringan dealer luas dengan layanan 3S (sales, service, spare parts), sehingga kekhawatiran soal aftersales perlahan mulai terjawab.
Melihat langkah ini, jelas bahwa persaingan EV di Indonesia bukan lagi soal siapa yang datang lebih dulu, tapi siapa yang bisa membuat ekosistemnya benar-benar hidup.
“Indomobil Expo menjadi bukti nyata bagaimana Indomobil tidak sekadar mengikuti perkembangan industri, tetapi memimpin arah transformasinya,” tutup Santiko.
Dengan konsep yang lebih dekat ke konsumen dan pendekatan yang makin fleksibel, EVperience bisa jadi titik balik percepatan adopsi mobil listrik di Tanah Air.
GIPHY App Key not set. Please check settings