Dari Rugi, Kini Stellantis Untung Lagi di Awal 2026

stellantis
Stellantis Headquarter di Amerika Utara. Foto : headlight.news

Autonesian.com – Stellantis berhasil mencatatkan kinerja positif pada kuartal pertama 2026 dengan kembali membukukan keuntungan serta peningkatan di berbagai indikator keuangan utama.

Grup otomotif global yang menaungi merek seperti Jeep, Peugeot, Citroen, Fiat hingga Ram ini mencatat pendapatan bersih sebesar 38,1 miliar Euro atau naik 6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan tersebut ditopang pertumbuhan volume penjualan di hampir seluruh wilayah operasional, terutama Amerika Utara yang menjadi kontributor utama.

Stellantis juga berhasil membalikkan kondisi rugi pada Q1 2025 menjadi laba bersih sebesar 0,4 miliar Euro di awal 2026.

CEO Stellantis, Antonio Filosa, mengatakan hasil kuartal pertama 2026 menunjukkan awal yang positif dari langkah transformasi perusahaan menuju pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Sepanjang 2018, 4.806 unit McLaren Resmi Dipinang Orang Kaya

Menurutnya, berbagai model baru yang diluncurkan sepanjang 2025 mendapatkan respons positif dari pasar dan momentum tersebut akan diperkuat lagi dengan hadirnya 10 kendaraan baru sepanjang 2026.

“Kami ingin menempatkan pelanggan kembali sebagai pusat dari seluruh aktivitas perusahaan,” ujar Antonio Filosa dalam laporan resmi Stellantis.

Di wilayah Amerika Utara, Stellantis mencatat peningkatan penjualan sebesar 6 persen dibanding Q1 2025.

Ram menjadi merek dengan pertumbuhan tercepat di kawasan tersebut setelah penjualannya naik sekitar 20 persen.

Sementara Jeep turut menopang performa lewat model baru seperti Jeep Cherokee dan Jeep Grand Cherokee terbaru.

Sementara di Eropa, Stellantis juga mengalami pertumbuhan penjualan hingga 5 persen dan pangsa pasar EU30 meningkat menjadi 17,5 persen.

Baca Juga :  Honda Civic Bermesin Turbo Jadi Incaran di JiExpo

Pertumbuhan tersebut didukung kombinasi lini kendaraan listrik, hybrid, hingga mesin konvensional, termasuk kehadiran Fiat Grande Panda dan Citroen C5 Aircross terbaru.

Selain performa bisnis yang membaik, Stellantis juga memperkuat posisi keuangan perusahaan melalui penerbitan obligasi hybrid senilai 5 miliar Euro pada Maret 2026 guna menjaga likuiditas dan fleksibilitas modal perusahaan.

Untuk 2026, Stellantis tetap mempertahankan target peningkatan pendapatan, margin keuntungan operasional, serta perbaikan arus kas industri dibanding tahun sebelumnya.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Previous Article
Peugeot Motocycles Indonesia 3S Jakarta Selatan

Comeback ke Indonesia, Peugeot Motocycles Resmikan Dealer 3S

Related Posts