Autonesian.com – GAC Group kembali mengumumkan akan memperluas langkah globalnya di tengah agresivitas merek otomotif China yang terus berekspansi ke berbagai negara.
Menariknya, saat banyak yang mengira Indonesia atau Asia Tenggara akan menjadi lokasi berikutnya untuk pembangunan pabrik baru, GAC justru memilih Meksiko sebagai basis produksi terbarunya.
Namun ternyata bukan itu yang dipilih GAC, seperti dilansir melalui Headlight.news pabrikan asal China tersebut justru resmi mengumumkan pembangunan fasilitas produksi kendaraan baru di Meksiko yang dijadwalkan mulai beroperasi pada paruh kedua 2026.
Pengumuman belum lama ini juga menjadi langkah sekaligus pihaknya sebagai salah satu produsen otomotif China pertama yang membangun fasilitas produksi langsung di Meksiko.
Selanjutnya juga untuk memperkuat strategi global mereka untuk memperluas pasar di kawasan Amerika.
Pabrik baru tersebut nantinya akan memproduksi berbagai jenis kendaraan mulai dari mesin bensin konvensional, hybrid, plug-in hybrid (PHEV), hingga mobil listrik murni.
GAC juga menyebut fasilitas tersebut dirancang fleksibel untuk memproduksi sedan, SUV, pickup hingga crossover sesuai kebutuhan pasar lokal.
Meski belum mengungkap lokasi pasti dan nilai investasi yang digelontorkan, pembangunan fasilitas ini dinilai menjadi langkah strategis GAC untuk memperkuat ekspansi global sekaligus menghindari tarif impor tinggi terhadap kendaraan asal China di Meksiko yang kini mencapai hingga 50 persen.
Sejak mulai masuk pasar Meksiko pada akhir 2023, performa penjualan GAC terbilang cukup agresif. Pada tahun pertama, pabrikan ini berhasil menjual lebih dari 7.000 unit, lalu meningkat menjadi sekitar 10.000 unit sepanjang 2025.
Beberapa model yang diperkirakan akan diproduksi di fasilitas tersebut antara lain SUV populer seperti GAC Emkoo, GAC GS8, hingga kendaraan listrik dari lini Aion.
Bahkan sejumlah laporan industri menyebut model seperti EMZOOM dan AION UT juga berpotensi dirakit secara lokal di Meksiko.
Langkah GAC ini juga memperlihatkan semakin agresifnya pabrikan otomotif China dalam memperluas basis produksi global.
Sebelumnya, beberapa merek seperti BYD hingga Chery juga dikabarkan mempertimbangkan fasilitas produksi di kawasan Amerika Utara dan Amerika Latin.
Melalui strategi “In Mexico for Mexico”, GAC ingin memperkuat posisi mereka di pasar lokal sekaligus mendekatkan proses produksi dengan konsumen.
Kehadiran pabrik ini juga menjadi bagian dari strategi global “One GAC 2.0” yang difokuskan pada ekspansi internasional dan pengembangan kendaraan elektrifikasi.
GIPHY App Key not set. Please check settings