Siaga Covid-19, Pertamina Jamin Pelayanan dan Pasokan BBM Hingga LPG Tetap Berjalan

0
stok bbm lpg pertamina covid-19 virus corona
Ilustrasi operator Pertamina sedang melakukan pengisian BBM kepada konsumen. Foto : Tri

Autonesian.com – Sejalan dengan pemerintah dalam siaga Covid-19 atau virus corona di Tanah Air, PT Pertamina (Persero) resmi mengumumkan terus memastikan pelayanan kepada masyarakat serta pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman.

Melalui keterangan resminya kepada Autonesian.com, pihaknya meyakini bahwa ketahanan stok BBM Pertamina dan LPG untuk seluruh produk untuk secara nasional rata-rata aman di atas 20 hari.

VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menegaskan Pertamina menjamin seluruh produk BBM dan LPG tetap tersedia dan cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat di seluruh tanah air.

“Sebagai BUMN yang berperan strategis untuk melayani energi, Pertamina tetap fokus dan memastikan proses penyediaan energi mulai dari fungsi hulu migas, kilang, distribusi hingga pemasaran tetap berjalan baik. Sehingga ketersediaan dan penyaluran BBM dan LPG di seluruh tanah air juga tetap lancar,” katanya.

Autonesian Youtube Channel

Dalam menghadapi wabah Covid 19, lanjut Fajriyah, Pertamina menghimbau masyarakat menggunakan BBM dengan bijak dan sesuai kebutuhan. Bagi masyarakat yang tergolong mampu diharapkan menggunakan BBM yang berkualitas baik dan LPG Non Subsidi.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan dan peruntukannya. Dipastikan seluruh SPBU dan Agen serta Pangkalan LPG tetap beroperasi untuk memberikan layanan terbaik kepada seluruh pelanggan Pertamina,”ujar Fajriyah.

Selain itu pihak Pertamina turut juga menghimbau, bila masyarakat menemukan ada penyimpangan dapat melaporkan kepada aparat setempat atau menghubungi Call Centre Pertamina 135.

Baca Juga :  Komunitas WALI Bersama Wuling Serahkan Bantuan ke Panti Jompo di Era New Normal

Untuk mengelola risiko penyebaran Covid-19 atau virus corona, Fajriyah menuturkan, pihaknya turut mematuhi peraturan arah Pemerintah dalam mengurangi potensi paparan virus. Berbagai upaya telah dijalankan seperti pengecekan suhu tubuh bagi pegawai dan tamu.

Tidak hanya itu saja, pembersihan dan penyemprotan disinfektan di area kerja, penyediaan masker dan hand sanitizer serta monitoring dan deteksi dini bagi karyawan yang telah melakukan perjalanan dinas ke negara lain yang memiliki risiko tinggi.

Menurutnya, setelah dikeluarkannya Surat Edaran kepada seluruh pekerja agar mengurangi aktivitas di luar kantor, menunda keberangkatan ke Luar Negeri serta meningkatkan prilaku hidup sehat, kami juga mengatur mekanisme dan pengelolaan penugasan pekerja, sehingga seluruh proses bisnis perusahaan tetap berjalan baik dan pelayanan kepada masyarakat tetap aman.

Sesuai standar perusahaan, telah dilakukan pemetaan jenis pekerjaan tertentu yang tetap harus terus berjalan dan tidak boleh berhenti serta pekerjaan yang dapat dilakukan dari rumah.

“Pertamina sangat memperhatikan dan berkepentingan untuk mengelola risiko serendah mungkin di seluruh lini operasional Perusahaan terkait dengan potensi penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Namun Pertamina tetap berkomitmen untuk memastikan dan mengamankan ketersediaan energi nasional, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan meyakinkan kelancaran operasional proses bisnis perusahaan,”imbuhnya.

Sementara untuk memastikan kelancaran operasional dan ketersediaan energi baik stok bbm pertamina dan stok LPG secara nasional, pihaknya juga terus memantau dan turut berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here