Dua Model Motor Honda Panaskan Forwot Motorcycle of the Year 2018

0
lima finalis Forwot Motorcycle of the Year 2018
Lima finalis Forwot Motorcycle of the Year 2018. Foto : Forwot
autonesian.com – Di tengahnya optimistis pasar sepeda motor yang ditargetkan mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu, membuat Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT) kembali memberikan kontribusi berupa referensi untuk pilihan motor-motor terbaik Tanah Air lewat FORWOT Motorcycle of the Year (FMY) 2018.

Forum yang diisi oleh wartawan atau jurnalis berbagai media online dan cetak yang melakukan peliputan di bidang otomotif ini mengumumkan lima finalis motor terbaik yang akan menjalani proses penilaian menjadi sepeda motor terbaik versi FORWOT.

Ajang FMY sendiri merupakan bentuk penghargaan bagi para pelaku industri otomotif roda dua Tanah Air yang telah bekerja keras menciptakan produk-produk terbaik bagi masyarakat dan telah digelar sejak tahun 2016.

Sementara menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan pasar domestik nasional periode Januari hingga September 2018 berada di angka 4,72 juta unit atau naik 8,8% dari periode sama tahun lalu.

Dan dari data tersebut juga, AISI bahkan telah menargetkan tahun ini penjualan sepeda motor mencapai angka 6,2 juta unit atau naik dibandingkan tahun lalu yang berada di angka 5,9 juta unit.

Sedangkan proses seleksi FMY 2018 dilakukan dua tahap. Tahap pertama seleksi dilakukan terhadap 30 sepeda motor yang dirilis Agen Pemegang Merek (APM) selama periode September 2017 hingga Agustus 2018. Seleksi dilakukan oleh 73 jurnalis yang tergabung dalam FORWOT dengan pengetahuan dan pengaaman yang mereka miliki.

Berdasarkan hasil seleksi di FMY yang  secara ketat, akhirnya terpilih 5 finalis (berdasarkan alphabet) yaitu Honda PCX, Honda PCX Hybrid, Kawasaki W175, Suzuki Nex II, dan Yamaha Lexi.

lima finalis Forwot Motorcycle of the Year 2018

“Ada beberapa catatan menarik dalam daftar finalis tahun ini. Pertama motor didominasi segmen matic yang memang menjadi pasar terbesar Tanah Air. Namun masuknya motor bergaya retro juga menunjukkan trend yang tengah berkembang,” kata Raju Febrian, Ketua Dewan Juri FORWOT Motorcycle of the Year 2018, Senin (15/10/2018).

Baca Juga :  Dua Team Mahasiswa Indonesia, Siap berlaga di London

Disisi lain Raju juga menegaskan, dengan kehadiran motor model hybrid dianggap telah menunjukan pemahaman teknologi dari berbagai jurnalis khususnya yang tergabung dalam Forum Wartawan Otomotif ini.

Selanjutnya, pada tahap kedua, dewan juri terpilih akan memilih satu dari lima finalis tersebut untuk dinobatkan menjadi sepeda motor terbaik di FMY 2018. Dalam proses penjurian, setiap dewan juri akan diberi total 25 poin yang akan didistribusikan kepada para finalis.

Penilaian dalam ajang penghargaan ini meliputi 10 pilar, diantaranya : Desain, Kenyamanan, Keamanan, Nilai Ekonomis, Handling, Performa, Fungsional, Keramahan Lingkungan, Pengalaman Berkendara, serta Harga. Sedangkan finalis nanti dengan nilai tertinggi berhak menyandang gelar FORWOT Motorcycle of the Year 2018.

Dan istimewanya, dalam proses penjurian dari penghargaan tahunan bagi industri otomotif  satu ini juga telah dikenal dengan hasilnya yang independent dan terjaminnya rahasia dalam hasil penjurian hingga waktu akhir pengumuman serta hanya gelar motor terbaik diberikan satu pemenang di setiap tahunnya.

“Kriteria penilaian ini diberikan berdasarkan objektivitas para jurnalis yang sudah mengetahui, melihat, dan merasakan secara langsung sepeda motor tersebut,” kata Zainal Abidin, Wakil Ketua Umum FORWOT.

“Masyarakat akan bisa mengetahui motor terbaik di Indonesia tahun ini versi FORWOT. Pengumuman FORWOT Motorcycle of the Year 2018 akan dilakukan pada 29 Oktober 2018 mendatang di Jakarta,” tutup Zainal Abidin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here