Autonesian.com – Toyota Motor Corporation (TMC) mengumumkan perombakan struktur organisasi dan jajaran manajemen global yang akan mulai berlaku pada 1 Januari 2027.
Perubahan ini mencakup pembentukan sejumlah divisi baru, penggabungan fungsi, hingga penghapusan beberapa unit organisasi untuk memperkuat strategi bisnis perusahaan ke depan.
Salah satu perubahan menarik adalah pembentukan Toyota Robotics sebagai organisasi baru di bawah pengawasan langsung perusahaan.
Divisi ini akan mengembangkan teknologi robotika dengan memanfaatkan pengalaman Toyota di bidang manufaktur dan rekayasa otomotif.
Toyota menargetkan robot dapat menjadi mitra manusia, bukan sekadar mesin yang menggantikan pekerjaan.
Dalam pengumuman resminya, Toyota menyampaikan bahwa robot akan diperkenalkan ke masyarakat sebagai mitra yang mendampingi manusia sekaligus memperluas potensi mereka.
Takefumi Shiga, yang saat ini menjabat Operating Officer sekaligus Chief Production Officer, akan memimpin pengembangan Toyota Robotics.
Selain itu, Toyota membentuk Toyota Philosophy and Education Group yang akan dipimpin langsung oleh Chairman Akio Toyoda.
Divisi ini berfokus pada pengembangan sumber daya manusia serta pewarisan filosofi, keterampilan, dan budaya kerja Toyota kepada generasi berikutnya.
Toyota menegaskan bahwa pengembangan manusia menjadi salah satu prioritas utama manajemen.
Perusahaan ingin menjadikan aktivitas kerja langsung sebagai sarana pembelajaran untuk membentuk talenta yang mampu berpikir mandiri dan menghadapi tantangan baru.
Di sisi lain, sejumlah organisasi lama juga mengalami perubahan. General Administration & Human Resources Group serta Accounting Group akan dilebur menjadi Kanri Group.
Sementara Carbon Neutral Engineering Development Center dan Frontier Research Center dihapus, dengan fungsi masing-masing dialihkan ke divisi lain.
Perubahan juga menyasar struktur regional. Toyota akan memisahkan wilayah India, Timur Tengah, Asia Timur, dan Oseania menjadi dua organisasi berbeda, yakni India & Middle East Region serta East Asia & Oceania Region.
Melalui restrukturisasi tersebut, Toyota ingin memperkuat kemampuan pengembangan teknologi, bisnis, dan pengelolaan pasar regional sebagai bagian dari transformasi menjadi perusahaan mobilitas.
GIPHY App Key not set. Please check settings