Autonesian.com – Chery mulai memperluas bisnisnya ke segmen kendaraan roda dua melalui kemunculan sebuah moped listrik bergaya retro dalam katalog produk terbaru Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT).
Mengutip laporan CarNewsChina pada 19 Oktober 2026, motor listrik tersebut memiliki desain yang menyerupai Yamaha Vino.
Meski tampil dengan gaya skuter klasik, kendaraan ini menggunakan penggerak listrik berupa motor hub yang terpasang di roda belakang.
Disisi lain, saat ini pihak Chery juga belum mengumumkan harga maupun spesifikasi lengkap model tersebut.
Namun, moped listrik sejenis di pasar China umumnya dijual sekitar 2.000 yuan atau setara 300 dolar AS, dengan kapasitas baterai kurang dari 2 kWh dan jarak tempuh sekitar 50 kilometer atau kurang.
Kehadiran model berbiaya rendah ini diperkirakan menjadi langkah awal Chery untuk memasuki industri kendaraan roda dua sekaligus membangun pengalaman produksi sebelum memperluas lini produknya.
Langkah tersebut sejalan dengan persiapan Chery di segmen sepeda motor listrik.
Divisi kendaraan komersial perusahaan dilaporkan telah memperoleh persetujuan pemerintah China untuk memproduksi sepeda motor pada akhir September 2026.
Tak hanya mengembangkan moped listrik sederhana, Chery juga memperkenalkan dua calon produk di bawah merek Cinnox dalam acara teknologi internal di Wuhu, China.
Salah satunya merupakan skuter listrik bergaya adventure atau ADV yang diklaim memiliki jarak tempuh 150–200 kilometer.
Model lainnya adalah Grow C3, motor bergaya cruiser dengan teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV).
Grow C3 diposisikan sebagai motor listrik dengan pemanjang jarak tempuh serta mendukung fitur Vehicle-to-Load (V2L), yang memungkinkan energi digunakan untuk memasok perangkat listrik eksternal.
Ekspansi ini menunjukkan upaya Chery memanfaatkan peluang pasar kendaraan roda dua, dari model listrik terjangkau hingga motor dengan teknologi elektrifikasi yang lebih canggih.
GIPHY App Key not set. Please check settings