Autonesian.com – Produsen otomotif asal Korea Selatan, Kia, mengubah van listrik PV5 menjadi kendaraan patroli polisi berteknologi canggih untuk digunakan di negara asalnya.
Dibekali teknologi AI dan drone terintegrasi, Kia PV5 hadir sebagai bagian dari inovasi baru dalam mendukung tugas kepolisian setempat.
Bekerja sama dengan Korean National Police Agency, Kia mengembangkan PV5 khusus untuk kebutuhan patroli dan respons cepat.
Melansir Carscoops, tampilan luar van listrik ini langsung terlihat berbeda berkat livery polisi berwarna hitam-putih dengan aksen biru dan kuning, lengkap dengan lampu LED futuristik khas Kia PV5.
Sorotan utamanya ada di bagian atap, Kia memasang modul drone terintegrasi yang bisa terbuka otomatis saat kendaraan tiba di lokasi kejadian.
Begitu berhenti, drone langsung lepas landas untuk melakukan pemantauan udara, terutama di area sempit, gang kecil, atau lokasi berbahaya yang sulit dijangkau petugas.
Drone ini bukan sekadar pelengkap, Kia membekalinya dengan kamera thermal imaging dan zoom hingga 90x untuk membantu pelacakan tersangka, pencarian orang hilang, hingga pemantauan situasi darurat dari udara.

Setelah tugas patroli selesai, drone akan kembali ke docking station di atap dan mengisi daya langsung dari sistem Vehicle-to-Load (V2L) milik PV5.
Bukan hanya dari udara, pengawasan dari darat juga dibuat lebih serius. Van listrik ini memiliki tiga kamera AI tambahan yang memberikan visibilitas 360 derajat tanpa blind spot.
Sistem pintarnya mampu mengenali tersangka berdasarkan pakaian atau aksesori secara real-time, bahkan di tengah keramaian.
Teknologi AI tersebut juga dirancang untuk mendeteksi ancaman spesifik, termasuk individu yang membawa senjata, warga terluka yang terjatuh, hingga memantau kepadatan massa di ruang publik untuk mencegah risiko berlebih.
Menariknya, Kia tidak mengubah sistem baterai maupun penggerak listrik utama PV5. Artinya, basis van listrik komersialnya tetap dipertahankan, namun fungsinya diperluas jauh lebih canggih.
Diketahui, Kia PV5 versi polisi ini dijadwalkan memulai operasi percontohan pada Juni 2026. Kendaraan tersebut akan digunakan oleh Metropolitan Preventive Patrol Unit milik kepolisian Korea Selatan dengan fokus pada pencegahan kejahatan dan respons cepat.
Meski untuk saat ini kendaraan patroli AI ini khusus dikembangkan untuk Korea Selatan, menarik untuk melihat apakah Kia PV5 nantinya juga akan dijadikan basis kendaraan polisi di berbagai negara lain.
GIPHY App Key not set. Please check settings