Autonesian.com – Aksi luar biasa ditunjukkan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, pada putaran keempat Moto3 2026 di Circuito de Jerez, Angel Nieto.
Start dari posisi ke-17, rider Honda Team Asia itu sukses mencuri perhatian lewat comeback sensasional hingga finis di posisi keenam.
Sejak lampu start padam, Veda langsung tancap gas dan melesat masuk ke dalam rombongan 10 besar hanya dalam beberapa lap awal.
Kepercayaan diri dan manajemen balapan yang matang membuatnya bertahan di grup kedua yang bertarung ketat memperebutkan posisi di belakang rombongan podium.
Sepanjang balapan, ritme Veda terjaga konsisten, bahkan sempat membuka peluang finis lima besar sebelum akhirnya mengunci posisi P6 dengan raihan luar biasa, naik 11 posisi dari grid awal.
“Saya menjalani balapan yang sangat positif, start saya bagus dan langsung bisa masuk grup 10 besar serta mencoba menjaga ritme dan konsistensi sepanjang balapan,” ujar Veda.
Ia juga mengakui sempat mengalami penurunan performa ban belakang di lap-lap akhir, namun tetap mampu mengontrol situasi hingga finis.
“Finis P6 dari P17 adalah hasil yang sangat baik, apalagi ini balapan pertama saya di Jerez,” tambah Veda.
Di sisi lain garasi, rekan setimnya, Zen Mitani, harus menjalani balapan yang lebih berat dengan start dari posisi ke-23, Mitani sempat menunjukkan progres dengan naik beberapa posisi di awal lomba.
Namun, kontak di lap awal serta penurunan performa membuatnya kesulitan menjaga ritme hingga akhirnya finis di posisi ke-21.
“Hari ini balapan yang sulit. Saya sempat naik posisi di awal, tapi setelah beberapa lap saya tidak bisa mempertahankan pace. Kami juga terlalu banyak menggunakan ban di awal, sehingga sulit untuk recovery di akhir,” ungkap Mitani.
Manajer tim, Hiroshi Aoyama, menilai balapan di Jerez berjalan cukup kacau namun tetap membawa banyak hal positif. Ia menyoroti performa Veda yang tampil impresif dengan race management yang kuat, serta progres yang mulai terlihat dari kedua pembalap.
“Veda menunjukkan pace yang bagus dan mampu bertarung hingga grup depan. Ini hasil yang sangat kuat mengingat ia start dari P17. Kami melihat perkembangan yang jelas dari kedua rider dan akan melanjutkan tren ini di Le Mans,” ujar Hiroshi.
Hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa Veda Ega Pratama semakin kompetitif di musim debutnya di Moto3.
Dengan performa yang terus meningkat, peluang pembalap Indonesia ini untuk menembus papan atas klasemen semakin terbuka lebar, sekaligus menjadi modal penting menghadapi seri berikutnya di Le Mans.
GIPHY App Key not set. Please check settings