Supercar Rp Miliaran Ini Kena Recall, Penyebabnya Bikin Geleng Kepala

ferrari 12cilindri supercar
Ferrari 12Cilindri, supercar V12 terbaru dari Maranello, justru harus kena recall akibat kaca jendela yang terlalu gelap dan tidak sesuai standar keselamatan di Amerika Serikat. Foto : Ferrari/Autonesian

Autonesian.com – Ferrari kembali jadi sorotan di dunia supercar, tapi kali ini bukan karena performa brutal atau desain eksotisnya.

Supercar V12 terbaru mereka, Ferrari 12Cilindri, justru harus ditarik kembali alias recall hanya karena satu hal yang terdengar sepele—kaca jendela terlalu gelap.

Kasus ini terjadi di pasar Amerika Serikat, di mana Ferrari menemukan adanya ketidaksesuaian saat melakukan pemeriksaan sebelum pengiriman kendaraan.

“Masalah ini ditemukan saat pre-delivery inspection,” tulis laporan resmi, yang kemudian mengarah pada keputusan recall terhadap puluhan unit mobil tersebut.

Total sekitar 80 unit Ferrari 12Cilindri terdampak, dengan masalah utama pada kaca samping dan belakang yang tidak memenuhi standar keselamatan federal AS.

Aturan di sana mengharuskan kaca memiliki tingkat transmisi cahaya minimal 70 persen agar visibilitas pengemudi tetap optimal.

Baca Juga :  Mazda CX-30 Terbaru Besok Siap Mendarat di Indonesia

Namun pada kasus ini, kaca yang terpasang justru terlalu gelap—bahkan disebut berasal dari spesifikasi untuk pasar non-Amerika.

Hal ini membuat visibilitas terganggu dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, apalagi mengingat mobil ini punya performa buas khas Ferrari.

“Ini akibat kesalahan konfigurasi internal terkait spesifikasi pasar AS,” demikian penjelasan yang muncul dalam dokumen recall tersebut.

Sebagai solusi, Ferrari akan mengganti seluruh kaca yang tidak sesuai dengan versi yang memenuhi regulasi, tanpa biaya untuk konsumen.

Bahkan, pabrikan asal Maranello itu juga siap mengganti biaya jika ada pemilik yang sudah lebih dulu melakukan perbaikan sebelum pengumuman recall resmi.

Notifikasi kepada pemilik dijadwalkan mulai dikirim pada 15 Mei 2026, dan seluruh proses perbaikan akan dilakukan melalui dealer resmi Ferrari.

Baca Juga :  Castrol Bersama Alex Rins Gaungan Kampanye 'Go Indonesia' di MotoGP

Yang menarik, kasus ini jadi ironi tersendiri dimana Ferrari 12Cilindri merupakan salah satu simbol terakhir mesin V12 naturally aspirated dengan tenaga lebih dari 800 hp.

Mobil yang dirancang untuk performa ekstrem, tapi justru tersandung aturan sederhana soal visibilitas.

Meski terlihat sepele, kasus ini menegaskan bahwa bahkan produsen mobil paling prestisius sekalipun tidak kebal dari kesalahan teknis.

Dan di pasar seperti Amerika, aturan tetaplah aturan bahkan untuk Ferrari sekalipun.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Previous Article
Veda Pratama Moto3 Brasil Juara

Sejarah! Veda Pratama Kibarkan Merah Putih di Moto3 Brasil

Next Article
Hino Posko siaga lebaran 2026

Hino Turunkan Posko Lebaran 2026, Siap Jaga Kendaraan dari Mudik sampai Balik

Related Posts