General Motors Siapkan Teknologi Baru Untuk Charge Kendaraan Listrik

0
SAE Combo Charging System (CCS)
SAE Combo Charging System (CCS). Foto : Ist
autonesian.com – Kendaraan listrik masa depan yang diproduksi group General Motors (GM) tampaknya akan di manjakan melalui teknologi baru dalam proses pengisian ulang baterai yang hanya memakan waktu kurang dari 10 menit untuk jarak berkendara 290 km.

Seperti dilansir Paultan, teknologi fast charging tersebut diberik nama Extreme Fast Charger (XFC) dengan trafo solid-state dengan kapasitas 400 kW. XFC sendiri saat ini sedangkan dikembangkan oleh produsen mobil yang berbasis di Detroit dan salah satu mitra penelitiannya, Delta Americas, sebagai bagian dari proyek tiga tahun.

Sistem XFC baru kabarnya akan menggunakan sistem protokol SAE Combo Charging System (CCS) yang diharapkan dapat menawarkan efisiensi  ke kendaraan hingga 96,5% dan memberikan pengisian hitungan permenit untuk jarak sekitar 29 km.

Dan melalui teknologi tersebut dipercayai mampu tiga kali lebih cepat daripada sistem Tesla 120 kW Supercharger yang memberikan jarak mengemudi sejauh 9,6 km per menit. Porsche, di sisi lain, mengklaim bahwa mobil sport listrik Taycan mampu mendapatkan 20 km per menit, berkat sistem pengisian cepat 350 kW DC.

Sementara General Motors juga melalui teknologi akan menyiapkan 20 unit mobil listrik pada tahun 2023 dan seluruh unit juga diklaim akan langsung diaplikasikan melalui teknologi pengisian cepat.

Baca Juga :  Lamborghini Catat Penjualan 3.245 Unit di Tahun 2015

“Semua orang ingin meniru apa yang bisa kita lakukan ketika kita mengisi tangki bensin. Ini terutama berlaku untuk orang-orang yang tinggal di kota. Sangat masuk akal untuk memiliki EV di daerah perkotaan, tetapi orang-orang yang tinggal di sana paling tidak memiliki akses ke pengisian daya,” ujar Sam Abuelsamid analis dari Navigant Research.

Saat ini, Tesla sendiri mengatakan stasiun Versi 2 Supercharger mampu mencapai 145 KW dengan pembatasan kendaraan hingga mencapai 120 KW yang mampu mengisi baterai EVs-nya dalam 30 menit. Selain itu juga, Tesla akan berencana segera mengembangkan sistem Supercharger versi 200-250 kW.

Namun sayangnya, Chevrolet Bolt GM saat ini dalam pengisian daya listriknya masih memerlukan 30 menit dengan memanfaatkan outlet pengisian cepat DC, yang diperingkat hingga 90 kW dan mendapatkan jangkauan mengemudi kurang lebih mencapai 145 km.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here