Bosch dan Universitas Gadjah Mada Dukung Teknologi Skuter Listrik Viar Q1

0
Skuter Listrik Viar Q1
Skuter Listrik Viar Q1. Foto : Tri

autonesian.com – Dalam koloborasi Bosch dengan Viar Indonesia, bosch selaku perusahaan penyedia layanan dan teknologi global mendukung pengembangan pada komponen tenaga penggerak (driving system) pada produk Viar Q1 yang baru saja diluncurkan di Jakarta, Rabu (06/06/17), kemarin.

“Bosch telah memberikan banyak tawaran solusi, termasuk mengembangkan e-Scooter driving system, sebuah inovasi ramah lingkungan yang bertenaga untuk membangun kendaraan bebas emisi,” ujar Amine Kamel, Director Automotive Electronics Bosch South East Asia di Jakarta.

“Pusat penelitian dan produksi e-Scooter driving system Bosch telah berdiri sejak 1999, kemudian diluncurkan perdana pada 2013 lalu, hingga akhirnya tahun ini bisa hadir untuk pasar Indonesia melalui Viar Q1,” lanjut Amine.

Sementara, e-Scooter driving system dari Bosch yang diaplikasikan dalam unit skuter listrik Viar Q1 terdiri atas Electronic Control Unit (ECU) dan e-Motor yang biasa disebut controller, ECU merupakan peranti lunak yang berfungsi mengontrol performa komponen penggerak motor listrik (power train) serta termasuk eMotor dan baterai.

Autonesian Youtube Channel

President and Head of Business Unit e-Scooter, Bosch Automotive Products, Co., Ltd., Joerg Kretzschmar menjelaskan keunggulan ECU Bosch diperkuat teknologi intelligent recuperation yang melindungi baterai menjadi lebih aman dan awet, juga water protection hingga standar IPx4, dan memiliki ketahanan yang mumpuni.

bosch-universitas-gadjah-mada-viar-q1-2

E-Motor Bosch sebagai penggerak skuter listrik Viar Q1, mempunyai daya tahan tinggi dengan tingkat efisiensi mencapai 88% sehingga performa optimal tetap terjaga dan pemakaian baterai lebih tahan lama.

‚ÄúDengan demikian, jarak tempuh Viar Q1 bisa menjangkau 10% lebih jauh, sedangkan baterai memiliki ketahanan bisa menambah usia pakai hingga 20,” papar Joerg.

Joerg menambahkan,”Kelebihan lainnya, e-Motor Bosch memiliki torsi 10% lebih tinggi sehingga laju kendaraan tetap bertenaga saat menanjak dengan akselerasi prima Kombinasi dari kinerja ECU dan e-Motor menghasilkan performa yang maksimal.”

Viar Q1 yang tidak hanya hasil koloborasi Viar Indonesia bersama Bosch, Universitas Gadjah Mada juga turut ambil andil dalam proses pengembangan dan pengujian sepeda motor Listrik Viar Q1 dengan melakukan pengujian struktur, on road test dan kelistrikan termasuk didalamnya rekomendasi desain kelistrikan dibawah pengawasan Dr. Eka Firmansyah, ahli controller motor listrik di Innovation Center for Automotive UGM.

“Kedepan, ICA UGM akan melakukan upaya untuk mendorong lokalisasi komponen terutama pada bagian frame structure dan sistem kelistrikan” ujar Ketua Innovation Center for Automotive (ICA) Universitas Gadjah Mada, Dr. Jayan Sentanuhady.

Baca Juga :

SHARE
Tertarik tentang otomotif sejak bergabung bersama komunitas otomotif dan belajar menulis sejak masuk bangku SMA . Email : tri@autonesian.com / trie0856@yahoo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here