Armada Truk Sampah Kena Uji Emisi Oleh Hino Bersama Pemrov DKI

0
hino-pemprov-dki-uji-emisi-2017
Truk Ranger Hino Telah Selesai Uji Emisi. Foto : Istimewa

autonesian.com – PT. Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) bersama Dinas Lingkungan Hidup DKI menggelar Uji Emisi Kendaraan Angkut Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta di TPST Bantar Gebang, Bekasi, Rabu (15/03/17).

Acara ini turut dihadiri oleh Isnawa Adji selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih selaku Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan DKI Jakarta dan Irwan Supriyono selaku Senior Executive Officer After Sales HMSI.

Acara yang dimulai sejak 07.30 ini melakukan uji emisi bagi kendaraan angkut sampah yang setiap harinya menuju TPST Bantar Gebang dengan target sebanyak 300 unit kendaraan dan diperiksa dengan 6 alat uji emisi dengan rata-rata satu alat menangani 50 unit/hari kendaraan truk sampah.

Selain dengan alat, Hino juga turut menghadirkan 13 orang teknisi yang handal dan terlatih. Dan bagi kendaraan yang sudah selesai dilakukan uji emisi akan mendapat stiker dan kartu sebagai tanda lulus uji emisi.

Autonesian Youtube Channel

“uji emisi yang dilakukan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian Hino terhadap kelestarian lingkungan. Ini juga sebagai wujud dukungan Hino sepenuhnya kepada masyarakat dan pemerintah untuk membantu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, melalui kontribusi truk yang prima dan optimal,” ujar Irwan Supriyono.

hino-pemprov-dki-uji-emisi-2017-2

Pencemaran udara mengakibatkan turunnya kualitas udara, Emisi gas buang kendaraan yang melebihi ambang batas yang ditentukan akan membahayakan kesehatan dan merusak lingkungan.

Baca Juga :  IIMS Surabaya Hadirkan 18 Brand Kendaraan Bermotor dan 47 Display Custombike

Selain berdampak terhadap kesehatan, emisi gas buang yang melebihi ambang batas juga mengakibatkan kerugian terhadap kendaraan itu sendiri. Tingginya emisi Carbon Monoksida (CO) merupakan indikator kurangnya udara dalam proses pembakaran sehingga saringan udara yang kotor menyebabkan penggunaan BBM menjadi lebih boros.

Sementara itu, tingkat Emisi Hidro Carbon (HC) menjadi indikasi pembakaran bensin yang kurang sempurna yang umumnya disebabkan oleh buruknya sistem pengapian. Hal tersebut juga mengakibatkan inefisiensi penggunaan BBM dan tenaga menjadi tidak optimal.

Dalam kegiatan ini, Hino dan Pemprov DKI mengharapkan seluruh armada truk sampah dapat termonitoring dalam keadaan baik dan prima saat dioperasikan dalam menangani sampah warga Ibukota.

Saat ini sebanyak ±900 unit armada truk sampah Hino dimiliki Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan DKI Jakarta, guna menciptakan Jakarta baru kota modern yang bersih dengan masyarakat berbudaya bersih dan pelayanan publik yang prima.

Baca Juga :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here