TMMIN Rayakan Produksi All New Sienta di Karawang

0

autonesian.com РPT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMIIN) hari ini resmi merayakan keberhasilan atas melahirkan produk terbaru yakni All New Sienta dari pabrik Karawang 2 melalui sebuah seremoni. Acara seremoni tersebut turut dihadiri oleh Saleh Husin selaku Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Cellica Nurrachadiana selaku Bupati Karawang, Henry Tanoto selaku Wakil Direktur PT. Toyota Astra Motor (TAM), dan Presiden Direktur TMMIN, Mashiro Nonami.

“Kami sangat bangga karena bisa memproduksi berbagai macam model di pabrik-pabrik kami di Indonesia, salah satunya All New Sienta, kami berharap bahwa dengan semakin banyaknya model yang diproduksi secara lokal, maka akan memberikan sumbangsih nyata terhadap perkembangan Industri otomotif serta ekonomi Indonesia melalui alih teknologi produksi, SDM, keterlibatan pemasok lokaln dan penanaman investasi” ungkap Masahiro Nonami, Karawang, Selasa (25/07/16).

Sekedar informasi, Toyota All New Sienta diproduksi di Indonesia merupakan negara kedua setelah Jepang dan dibekali dengan mesin bertipe R-NR yang juga merupakan produk lokal buatan pabrik TMMIN 3. Tidak hanya itu, Sienta juga direncanakan akan di ekspor ke beberapa Asia Tenggara mulai akhir tahun ini.

Baca Juga :  DFSK Glory 580 Hadirkan Program Menarik di Semarang Auto Expo

tmmin-all-new-sienta-karawang-indonesia-2

Autonesian Youtube Channel

All New Sienta tidak hanya diproduksi di Indonesia tetapi juga sudah mengadopsi kandungan lokal hingga mencapai 80% berkat pengembangan serta pendampingan yang kontinyu serta koloborasi erat antara TMMIN dan 139 perusahaan pemasok lapis pertama.

Warih selaku Wakil Presiden Direktur TMMIN menambahkan,”Kami kagum dan mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh para pemasok dalam negeri. Kami juga bersama supplier telah melewati proses yang panjang, tidak instan dan tidak mudah dalam mencapai sebuah produk berkualitas global dengan rasio kandungan lokal yang tinggi.”

“Kami bertekad untuk memperkuat kerjasama ini serta mendorong supaya pemasok lapis pertama dapat menularkan keterampilan dan pengetahuannya kepada perusahaan pemasoknya dan demikian seterusnya sehingga diharapkan terjadi efek domino demi tercapainya kedalaman industri yang berkelanjutan,” tutup Warih.

Baca Juga :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here