Autonesian.com – Tiga perusahaan otomotif asal China dan Jepang, yakni China FAW Corporation Limited (FAW), Toyota Motor Corporation (Toyota), dan Guangzhou Automobile Group Co., Ltd. (GAC), sepakat membentuk kerangka aliansi strategis baru untuk memperkuat kerja sama bisnis di pasar otomotif China.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Strategic Alliance Framework Agreement dalam sebuah seremoni di Guangzhou, China, pada 8 Oktober 2026.
Acara tersebut dihadiri Presiden FAW Liu Yigong, Presiden Toyota Kenta Kon, serta Chairman GAC Feng Xingya.
Kolaborasi ini melanjutkan hubungan kerja sama yang telah terjalin selama puluhan tahun.
FAW dan Toyota menandatangani perjanjian kemitraan strategis komprehensif pada 2002, sedangkan GAC dan Toyota mendirikan perusahaan patungan pada 2004.
Melalui FAW Toyota Motor Co., Ltd. (FAW Toyota) dan GAC Toyota Motor Co., Ltd. (GAC Toyota), ketiga perusahaan telah bekerja sama dalam berbagai bidang, mulai dari penelitian dan pengembangan (R&D), produksi, penjualan, hingga layanan purnajual.
Produk dari kedua perusahaan patungan tersebut tercatat telah dipilih oleh lebih dari 23 juta konsumen di pasar China.
Dalam kerangka kerja sama terbaru, GAC akan mengambil alih 50% saham FAW Toyota yang saat ini dimiliki FAW melalui penerbitan saham.
Setelah transaksi rampung, FAW Toyota akan tetap beroperasi sebagai entitas independen, sementara FAW akan menjadi salah satu pemegang saham strategis utama GAC.
Pada tahap berikutnya, FAW Toyota dan GAC Toyota akan membentuk aliansi untuk menangani sejumlah fungsi bisnis, termasuk penelitian dan pengembangan, pengadaan, produksi, serta penjualan di masing-masing perusahaan patungan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya FAW dan GAC untuk memperdalam kerja sama melalui inovasi teknologi, optimalisasi sumber daya industri lintas wilayah, serta penguatan fondasi bisnis dan nilai perusahaan.
Perkuat Pengembangan Elektrifikasi dan Teknologi Cerdas
Melalui aliansi baru ini, FAW, Toyota, dan GAC akan memanfaatkan keunggulan masing-masing untuk meningkatkan daya saing FAW Toyota dan GAC Toyota.
Salah satu fokus utamanya adalah mempercepat pengembangan teknologi elektrifikasi dan sistem kendaraan cerdas di kedua perusahaan patungan.
“Ketiga perusahaan juga menargetkan pengembangan produk yang lebih kompetitif serta peningkatan kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan konsumen di China,” demikian pernyataan dalam siaran resmi Toyota.
Kerja sama tersebut sekaligus menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat hubungan jangka panjang antara FAW, Toyota, dan GAC, dengan tetap mempertahankan operasional FAW Toyota sebagai entitas independen setelah proses pengalihan saham selesai.
Ke depan, ketiga perusahaan akan melanjutkan prosedur yang diperlukan dan memperdalam kolaborasi dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar dan konsumen, kepatuhan terhadap regulasi, serta prinsip saling percaya.
Melalui aliansi ini, FAW, Toyota, dan GAC berharap dapat memperkuat bisnis perusahaan patungan sekaligus mendukung perkembangan industri otomotif China yang berkelanjutan.
GIPHY App Key not set. Please check settings