Autonesian.com – Shell Indonesia menginformasikan kepada pelanggan mengenai pengalihan bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di Indonesia kepada PT Isla Energy Indonesia.
Informasi tersebut disampaikan melalui email resmi Shell GO+ Customer Care kepada konsumen pada 8 Oktober 2026.
Dalam pemberitahuan tersebut, Shell menjelaskan bahwa PT Shell Indonesia, sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Shell plc, telah menyetujui pemisahan usaha dan pengalihan bisnis SPBU di Indonesia kepada PT Isla Energy Indonesia.
“Setelah proses pengalihan selesai, perubahan terkait transisi ini akan mulai berlaku efektif pada 30 Oktober 2026,” demikian penjelasan yang disampaikan Shell kepada pelanggan.
Meski terjadi pengalihan bisnis, Shell menyampaikan bahwa SPBU Shell tetap akan hadir di Indonesia melalui perjalanan lisensi merek. Produk bahan bakar juga tetap akan dipasok oleh Shell dengan standar kualitas yang tidak berubah.
“Meski terjadi pengalihan bisnis, SPBU Shell akan tetap hadir di Indonesia melalui perjalanan lisensi merek, dengan produk bahan bakar yang tetap akan dipasok oleh Shell dengan standar kualitas yang tidak berubah,” tulis Shell dalam email tersebut.
Dengan demikian, perubahan ini tidak berarti merek Shell dan produk bahan bakarnya akan langsung menghilang dari jaringan SPBU di Indonesia.
Shell tetap menekankan keberlanjutan kehadirannya melalui skema lisensi merek dan pasokan bahan bakar.

Shell GO+ Juga Mengalami Perubahan
Pengalihan bisnis tersebut turut membawa perubahan terhadap program loyalitas Shell GO+.
Shell menyampaikan bahwa data keanggotaan pelanggan akan dialihkan di bawah pengendalian PT Isla Energy Indonesia dengan tetap mengikuti kebijakan privasi yang berlaku.
“Untuk menjaga kesinambungan layanan, data keanggotaan Shell GO+ Anda akan dialihkan di bawah pengendalian PT Isla Energy Indonesia secara aman sesuai dengan kebijakan privasi yang berlaku,” jelas Shell dalam email kepada pelanggan.
Selain pengalihan data, Shell juga menyampaikan akan tersedia aplikasi baru untuk melanjutkan layanan kepada pelanggan.
“Akan tersedia aplikasi baru untuk memastikan Anda tetap mendapatkan pengalaman dan keuntungan yang sama seperti sebelumnya,” tulis Shell.
Dalam pemberitahuan tersebut, pelanggan juga diarahkan untuk memperhatikan perubahan aplikasi Shell GO+.
Materi yang dikirimkan menunjukkan aplikasi Shell GO+ Indonesia akan tersedia sebagai layanan baru setelah proses transisi.
Shell turut menginformasikan bahwa Syarat & Ketentuan serta Kebijakan Privasi terbaru dari PT Isla Energy Indonesia akan mulai berlaku pada 30 Oktober 2026.
Bagi pelanggan yang keberatan dengan pengalihan data, Shell memberikan pilihan untuk melakukan penghapusan akun Shell GO+ melalui menu pengaturan di aplikasi atau menghubungi tim dukungan dalam waktu maksimal 3 x 24 jam setelah menerima email tersebut.
Shell juga mengimbau pelanggan mengaktifkan notifikasi melalui menu pengaturan aplikasi Shell Asia untuk mendapatkan informasi dan kabar terbaru mengenai perkembangan layanan.
Dengan pengalihan ini, 30 Oktober 2026 menjadi tanggal penting bagi konsumen Shell di Indonesia, khususnya terkait perubahan pengelolaan bisnis SPBU.
Selain itu juga terhadap data keanggotaan Shell GO+, aplikasi, serta kebijakan privasi yang akan berlaku setelah proses transisi.
GIPHY App Key not set. Please check settings