Autonesian.com – Ford kembali mengumumkan program recall untuk kendaraan listrik Mustang Mach-E di Amerika Serikat.
Kali ini, pabrikan asal Negeri Paman Sam tersebut menarik kembali 42.784 unit Mustang Mach-E model tahun 2021 hingga 2023 akibat potensi kerusakan pada komponen rear differential pinion shaft yang dapat memengaruhi keselamatan berkendara.
Menurut dokumen yang disampaikan Ford kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), poros pinion pada gardan belakang kendaraan berpenggerak roda belakang (RWD) berpotensi mengalami pembengkokan, retak, hingga patah.
Jika hal itu terjadi, kendaraan dapat kehilangan tenaga penggerak saat digunakan atau bahkan bergerak sendiri ketika posisi transmisi berada di Park apabila rem parkir tidak diaktifkan.
Selain itu, pemilik kendaraan juga berpotensi melihat Malfunction Indicator Light (MIL) atau lampu indikator kerusakan menyala di panel instrumen sebagai tanda awal adanya gangguan pada sistem.
Ford mengungkapkan bahwa investigasi bermula setelah ditemukan kerusakan pada poros gardan belakang sebuah Mustang Mach-E model 2023 di Eropa pada Maret 2026.
Hingga 11 Juni 2026, perusahaan telah menerima 62 klaim garansi, 14 laporan kualitas global, empat laporan dari pusat layanan pelanggan, serta dua laporan peringatan dari Eropa yang berkaitan dengan masalah tersebut.
Meski demikian, Ford menyatakan belum menerima laporan kecelakaan, korban luka, maupun kebakaran akibat cacat tersebut.
“Ford masih melakukan investigasi untuk mengetahui akar penyebab masalah ini,” tulis Ford dalam dokumen recall yang disampaikan kepada NHTSA.
Pihaknya juga menjelaskan,”Pemilik kendaraan akan menerima surat pemberitahuan awal mulai 13 Juli 2026, sementara solusi perbaikan permanen diperkirakan tersedia pada akhir Desember 2026.”
Sebagai langkah penanganan, seluruh pemilik Mustang Mach-E yang terdampak dapat membawa kendaraannya ke dealer resmi Ford.
Nantinya, teknisi akan melakukan perbaikan atau penggantian komponen rear differential assembly tanpa dikenakan biaya.
Program recall ini menjadi salah satu dari dua kampanye penarikan kendaraan yang diumumkan Ford pada pekan ini.
Secara keseluruhan, Ford menarik lebih dari 110 ribu unit kendaraan di Amerika Serikat untuk mengatasi sejumlah potensi masalah keselamatan pada produknya.
GIPHY App Key not set. Please check settings