VinFast Melesat, Pendapatan Global Naik 42% dan Indonesia Jadi Pasar Kunci

Vinfast vf-9 vietnam
VinFast VF9. Foto : Ist/Autonesian

Autonesian.com – Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, memulai tahun 2026 dengan catatan impresif.

Pada kuartal pertama 2026, perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar VND 23,1 triliun atau sekitar US$920,7 juta, meningkat 41,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan penjualan kendaraan listrik yang kuat di Vietnam serta kontribusi dari pasar internasional, termasuk Indonesia, India, dan Filipina.

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, VinFast mengirimkan 58.577 unit kendaraan listrik kepada pelanggan di berbagai negara

Angka tersebut melonjak 61 persen secara tahunan, sementara pasar internasional menyumbang sekitar 8 persen dari total pengiriman kendaraan selama periode tersebut.

Di pasar domestiknya, VinFast terus mempertahankan posisi sebagai produsen otomotif nomor satu di Vietnam sejak September 2024.

Sementara itu, ekspansi di kawasan Asia Tenggara menunjukkan hasil positif. Hingga akhir kuartal pertama 2026, VinFast tercatat sebagai merek Battery Electric Vehicle (BEV) nomor satu di Filipina, peringkat keempat di India, dan berada di posisi kedelapan di Indonesia.

Baca Juga :  Part Center Daihatsu di Cikarang Dukung Distribusi Suku Cadang Domestik dan Ekspor

Tak hanya kendaraan roda empat, bisnis kendaraan listrik roda dua VinFast juga mengalami lonjakan signifikan.

Perusahaan mengirimkan 143.136 unit motor listrik dan sepeda listrik selama kuartal pertama 2026, meningkat 219 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Bahkan pada Maret 2026 saja, VinFast menerima lebih dari 135.000 pesanan motor listrik dan mengirimkan lebih dari 93.000 unit ke jaringan dealer di Vietnam.

Chairman VinFast, Pham Nhat Quan Anh, mengatakan bahwa perusahaan kini memasuki fase baru yang berfokus pada eksekusi bisnis yang lebih disiplin, keberlanjutan jangka panjang, dan pertumbuhan yang dapat diperluas secara global.

“VinFast telah memasuki fase baru yang berfokus pada eksekusi yang disiplin, keberlanjutan jangka panjang, dan pertumbuhan yang dapat ditingkatkan skalanya. Kami melihat transisi global menuju elektrifikasi terus menciptakan peluang besar di pasar utama kami,” ujarnya.

Untuk memperkuat ekspansi global, VinFast terus memperluas jaringan penjualan dan layanan purna jual.

Baca Juga :  Isuzu TRAGA Expo 2025 Meriah di Sidoarjo, Hadirkan Kendaraan Niaga, Modifikasi, dan Hiburan

Hingga akhir Maret 2026, kendaraan VinFast telah dipasarkan melalui 447 showroom di berbagai negara.

Perusahaan juga baru menandatangani nota kesepahaman dengan 29 mitra layanan purna jual di berbagai pasar dan menargetkan lebih dari 1.100 bengkel layanan global pada tahun 2026.

Di bidang teknologi, VinFast juga mempercepat pengembangan kendaraan otonom.

Dalam ajang COMPUTEX 2026, VinFast mengumumkan kolaborasi strategis bersama NVIDIA dan Autobrains untuk mengembangkan program kendaraan otonom Level 4 generasi berikutnya di Asia Tenggara berbasis NVIDIA DRIVE Hyperion.

Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan teknologi berkendara otonom yang lebih terjangkau dan relevan dengan kondisi lalu lintas kompleks di kawasan Asia Tenggara.

Dengan dukungan ekosistem Vingroup serta jaringan mitra yang terus berkembang, VinFast optimistis dapat memperkuat posisinya di pasar global.

Indonesia pun menjadi salah satu negara yang diproyeksikan memainkan peran penting dalam strategi ekspansi perusahaan ke depan.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Previous Article
Wuling Eksion PHEV Test Drive

Jajal Wuling Eksion di Jalur Pesisir Selatan, Ini yang Bikin Jurnalis Terpukau

Next Article
SPBU Pertamina Green Energy Station

Daftar Harga BBM Juni 2026, RON 92 dan RON 95 Serentak Naik

Related Posts