Penjualan Anjlok, Changan Gabungkan Avatr dan Deepal
Autonesian.com – Langkah besar diambil Changan Automobile setelah penjualan brand premium listriknya, Avatr, mengalami penurunan tajam pada awal 2026.
Untuk merespons kondisi tersebut, Changan resmi mengumumkan rencana penggabungan operasional Avatr dengan brand lain mereka, Deepal, sebagai bagian dari strategi efisiensi dan ekspansi jangka panjang.
Integrasi ini akan difokuskan pada bagian mid hingga back-end, termasuk riset dan pengembangan (R&D), rantai pasok, hingga manufaktur.
Meski demikian, kedua brand tetap akan mempertahankan identitas, lini produk, serta jaringan penjualan masing-masing agar tidak kehilangan karakter di pasar.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Data menunjukkan bahwa penjualan Avatr pada kuartal pertama 2026 hanya mencapai sekitar 11.703 unit, turun drastis hingga 41,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, Deepal justru mencatat pertumbuhan dengan penjualan mencapai 53.601 unit, naik 5,2 persen secara tahunan.
Dengan menggabungkan kekuatan kedua brand, Changan menargetkan efisiensi biaya hingga 20–30 persen melalui penggunaan sumber daya bersama.
Strategi ini juga menjadi bagian dari ambisi besar perusahaan untuk membangun kekuatan di segmen kendaraan listrik menengah hingga premium.
Ke depan, Changan menargetkan penjualan gabungan Avatr dan Deepal mencapai 1,5 juta unit per tahun pada 2030.
Deepal akan difokuskan untuk segmen volume dengan target hingga 1 juta unit, sementara Avatr tetap diarahkan sebagai brand premium dengan target 500.000 unit per tahun.
Langkah strategis ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan di pasar kendaraan listrik global semakin ketat.
Bagi Changan, kolaborasi internal bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga cara untuk memperkuat posisi di tengah perubahan besar industri otomotif menuju elektrifikasi.
GIPHY App Key not set. Please check settings