Autonesian.com – Mudik Lebaran 2026 di jalur Pantura makin nyaman, Pertamina tak hanya menjaga pasokan energi, tetapi juga menghadirkan layanan tambahan dan sentuhan budaya bagi pemudik.
Selain itu juga turut menghadirkan berbagai inovasi layanan ini dihadirkan untuk mendukung kelancaran arus mudik sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan berkesan bagi para pemudik yang melintasi jalur non-tol Pantura.
Lonjakan pemudik yang memilih jalur non-tol, khususnya pengguna motor dan mobil pribadi, sudah diantisipasi sejak awal.
Pertamina menyiapkan berbagai strategi untuk memastikan distribusi BBM dan LPG tetap lancar di sepanjang jalur Pantura yang dikenal padat saat musim mudik.
“Kami telah memetakan titik-titik rawan kemacetan di Pantura. Sebagai langkah antisipasi, Pertamina menyiagakan Layanan Motoris yang siap mengantarkan BBM langsung ke kendaraan yang terjebak macet,” ujar VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron.
Layanan motoris atau Pertamina Delivery Service ini menjadi solusi praktis bagi pemudik yang kehabisan BBM di tengah kemacetan panjang.
Tak hanya itu, seluruh infrastruktur energi mulai dari Terminal BBM hingga SPBU di jalur strategis juga disiagakan penuh selama 24 jam.
Salah satu titik favorit pemudik di jalur Pantura adalah SPBU Muri di Tegal, Jawa Tengah. SPBU ini bukan sekadar tempat isi bahan bakar, melainkan juga rest area dengan fasilitas lengkap.
Mulai dari ratusan toilet yang pernah mencatatkan rekor MURI, hingga kolam renang, kursi pijat, mushola, pusat oleh-oleh UMKM, hingga kantin yang siap memanjakan pemudik.
“Kami juga menyediakan tempat penginapan yang bersih dan terjangkau,” kata Manajer SPBU Muri, Sinta Fitria.
Tak berhenti di SPBU, Pertamina juga menghadirkan destinasi wisata berbasis energi dan budaya di sekitar jalur Pantura.
Salah satunya Danau Cinta Eco Resort di Karawang, Jawa Barat, yang dikenal sebagai “Bali van Sunda”.

Tempat ini dulunya terbengkalai, namun kini disulap menjadi destinasi wisata sekaligus pusat edukasi energi baru terbarukan (EBT).
“Danau ini awal mulanya mati dan terbengkalai, kini menjadi pusat ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Enjang Ramdani, pengelola Danau Cinta Eco Resort.
Di lokasi ini, pengunjung bisa belajar tentang energi ramah lingkungan seperti panel surya dan micro hydro yang dimanfaatkan untuk mendukung operasional kawasan wisata.
Bagi pemotor, lokasi ini juga menjadi tempat ideal untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan panjang.
Perjalanan mudik juga makin lengkap dengan kehadiran kafe binaan Pertamina di Batang, Jawa Tengah.
Kafe ini menyajikan berbagai jenis kopi lokal seperti Arabica, Robusta, hingga Liberica yang dikelola langsung oleh pelaku UMKM setempat.
“Kopi yang kami budayakan antara lain Arabica, Robusta, dan Liberica,” ungkap Wiweko, pemilik kafe yang telah membina lebih dari 1.000 petani kopi.
Melalui program ini, Pertamina tidak hanya fokus pada kelancaran energi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Produk-produk UMKM binaan kini bisa dinikmati langsung oleh para pemudik, baik di SPBU, rest area, maupun lokasi wisata.
“Pertamina ingin keberadaan SPBU dan mitra binaan dapat memberikan dampak nyata bagi warga lokal. Ini adalah komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif,” tambah Baron.
Dengan berbagai inovasi layanan ini, mudik lewat jalur Pantura tak lagi sekadar perjalanan panjang, tetapi juga pengalaman yang nyaman, aman, sekaligus penuh nilai budaya.
Pertamina pun mengingatkan pemudik untuk selalu mengisi BBM sebelum perjalanan dan menggunakan energi secara bijak agar perjalanan mudik tetap lancar tanpa hambatan.
GIPHY App Key not set. Please check settings