Autonesian.com – Gelombang arus mudik Lebaran 2026 kian mencapai puncaknya, hingga H-1 lebaran tercatat sejumlah masyarakat yang menggunakan angkutan umum tercatat sudah menembus angka fantastis, yakni sekitar 10 juta orang.
Lonjakan ini menjadi sinyal kuat bahwa mobilitas masyarakat pada musim mudik tahun ini tetap tinggi, meski sebelumnya sempat diprediksi mengalami sedikit penurunan secara keseluruhan.
Kementerian Perhubungan mencatat, tren peningkatan ini terlihat konsisten sejak awal masa angkutan Lebaran dimulai.
Fenomena ini sekaligus menegaskan bahwa transportasi umum masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak jauh, terutama untuk moda seperti kereta api, bus, kapal laut hingga pesawat udara.
“Pergerakan masyarakat dengan angkutan umum terus meningkat dan mendekati puncak pada H-1 Lebaran,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi Kemenhub.
Jika ditarik ke belakang, sejak H-8 Lebaran saja jumlah penumpang angkutan umum sudah mencapai lebih dari 6,2 juta orang, atau naik sekitar 10,98 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Lonjakan tersebut terus berlanjut hingga akhirnya menembus angka 10 juta jelang hari raya.
Di sisi lain, pemerintah sebelumnya memproyeksikan total pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 mencapai sekitar 143,9 juta orang, atau setara lebih dari separuh populasi Indonesia.
Angka ini menunjukkan bahwa tradisi mudik masih menjadi fenomena besar yang tak tergantikan.
Menariknya, meski kendaraan pribadi masih mendominasi, pertumbuhan pengguna angkutan umum justru mengalami peningkatan signifikan.
Hal ini menjadi indikator positif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang semakin baik.
“Ini menunjukkan layanan transportasi umum semakin diminati masyarakat,” menjadi gambaran umum dari tren mudik tahun ini.
Dengan jumlah pemudik yang terus melonjak hingga detik-detik terakhir, kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi menjadi kunci utama untuk menjaga kelancaran arus mudik.
Pemerintah pun terus mengoptimalkan koordinasi lintas sektor guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman hingga tiba di kampung halaman.
Mudik bukan sekadar perjalanan, tapi tentang pulang ke akar—dan tahun ini, jutaan orang kembali membuktikan bahwa tradisi itu masih hidup dan semakin besar.
GIPHY App Key not set. Please check settings