Leapmotor Tembus 1 Juta Unit, Diam-Diam Jadi Raja Baru Mobil Listrik?

leapmotor logo
Leapmotor. Foto : Ist/Autonesian

Autonesian.com – Leapmotor akhirnya resmi masuk ke jajaran “million club”, sebuah istilah eksklusif untuk produsen otomotif yang telah mengirimkan lebih dari satu juta unit kendaraan secara global.

Pencapaian ini bukan sekadar angka, tapi sinyal kuat bahwa peta persaingan mobil listrik dunia mulai berubah.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima, Leapmotor mencatat total pengiriman mendekati 1,2 juta unit sepanjang periode 2019 hingga 2025.

Angka ini terbilang fantastis, mengingat brand asal Tiongkok ini tergolong pemain muda di industri kendaraan listrik global.

Lonjakan ini tidak terjadi secara kebetulan. Sepanjang 2025 saja, Leapmotor sukses menjual 596.555 unit kendaraan, memperlihatkan tren pertumbuhan yang agresif dan konsisten dari tahun ke tahun.

“Pencapaian ini menjadi tonggak penting yang mencerminkan pertumbuhan pesat perusahaan dalam waktu relatif singkat,” tulis keterangan resmi tersebut.

Baca Juga :  Danamon bersama Adira Finance didukung MUFG Diganjar Rekor Muri di IIMS Hybrid 2022

Menariknya, salah satu kekuatan utama Leapmotor justru datang dari dapur internal mereka sendiri.

Sekitar 65 persen komponen kendaraan dikembangkan secara mandiri, membuat mereka lebih fleksibel dalam inovasi sekaligus efisien dalam biaya produksi.

Dengan pendekatan ini, Leapmotor mampu menghadirkan mobil listrik yang tidak hanya canggih, tapi juga kompetitif di pasar global yang semakin padat pemain.

Tak berhenti di situ, Leapmotor juga memainkan langkah strategis lewat kolaborasi dengan Stellantis.

Kerja sama ini membuka jalan ekspansi ke pasar internasional, termasuk Eropa yang dikenal sangat kompetitif dalam adopsi kendaraan listrik.

“Melalui sinergi ini, Leapmotor memanfaatkan kekuatan teknologi dan efisiensi produknya, dikombinasikan dengan jaringan distribusi global Stellantis,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga :  Suzuki Luncurkan Pelumas Khusus GSX Series

Kolaborasi ini bisa dibilang sebagai game changer dimana di satu sisi, Leapmotor punya teknologi dan efisiensi.

Di sisi lain, Stellantis punya jaringan global yang sudah mapan dengan kombinasi ini berpotensi mempercepat penetrasi pasar secara signifikan.

Masuknya Leapmotor ke “million club” bukan hanya prestasi internal, tapi juga alarm bagi kompetitor. Brand yang dulunya kurang diperhitungkan, kini mulai tampil sebagai “rising star” di industri kendaraan listrik dunia.

Dengan strategi ekspansi agresif dan dukungan teknologi mandiri, Leapmotor tampaknya tidak sekadar ingin ikut meramaikan pasar, tapi siap menjadi pemain utama dalam era elektrifikasi global.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Previous Article
Yamaha Touring Mudik

Mau Touring Jauh Saat Mudik? Ini Tips Aman Naik Motor

Next Article
daihatsu line produksi mobil di karawang

Penjualan Mobil Februari 2026 Melejit, Tapi Astra Mulai Kehilangan Dominasi?

Related Posts