Autonesian.com – Arus mudik Lebaran 2026 terus menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya pada penggunaan transportasi umum.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mencatat hingga H-4 Lebaran, sebanyak 6.251.806 orang telah melakukan perjalanan mudik menggunakan angkutan umum.
Angka tersebut meningkat 10,98% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 5,63 juta orang.
Tren ini menandakan bahwa masyarakat mulai memanfaatkan moda transportasi massal untuk perjalanan mudik lebih awal.
Kenaikan tertinggi tercatat pada moda perkeretaapian yang tumbuh 15,67% dengan total 1,86 juta penumpang.
Sementara itu, angkutan penyeberangan, laut, udara, hingga darat juga mengalami peningkatan, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di berbagai jalur transportasi.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, menyebut lonjakan ini dipengaruhi oleh pola mudik yang mulai bergeser lebih awal.
“Tren kenaikan ini menunjukkan masyarakat telah melakukan mudik lebih awal memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) maupun cuti bersama,” ujarnya.
Selain faktor kebijakan, kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi juga menjadi penentu meningkatnya kepercayaan masyarakat menggunakan angkutan umum.
Tingkat ketepatan waktu (on time performance) berbagai moda transportasi pun terpantau tetap tinggi, seperti kereta api antarkota yang mencapai lebih dari 95%.
Namun demikian, Kemenhub tetap mengingatkan adanya potensi gangguan perjalanan akibat faktor cuaca dan aktivitas geologi, seperti sebaran abu vulkanik yang sempat berdampak pada beberapa rute penerbangan.
Di sisi lain, sejumlah titik krusial seperti Pelabuhan Gilimanuk dan Bandara Ngurah Rai juga menjadi perhatian khusus, terutama karena adanya penutupan operasional saat perayaan Nyepi.
Dengan tren peningkatan ini, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi serta mematuhi arahan petugas di lapangan guna menjaga kelancaran perjalanan.
Melihat pola pergerakan yang sudah mulai tinggi sejak H-8, arus mudik tahun ini diprediksi akan lebih tersebar dan tidak hanya terpusat pada puncak tertentu.
Hal ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan ekstrem sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan bagi para pemudik.
GIPHY App Key not set. Please check settings