Autonesian.com – Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi dibuka di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dan langsung menjadi sorotan pelaku industri otomotif Tanah Air.
Kehadiran Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pembukaan acara ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius mendorong kebangkitan sektor otomotif nasional setelah menghadapi berbagai tantangan dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Agus menegaskan bahwa IIMS bukan sekadar pameran kendaraan, tetapi juga menjadi motor penggerak pemulihan industri.
Ia menyampaikan optimisme besar terhadap peran ajang ini dalam menghidupkan kembali pasar otomotif.
“Saya berharap penyelenggaraan IIMS 2026 bisa menjadi katalis percepatan pemulihan industri otomotif nasional sekaligus memperkuat daya saingnya di masa depan,” ujar Agus.
Pernyataan tersebut mencerminkan keyakinan bahwa sektor otomotif Indonesia masih memiliki potensi besar untuk terus tumbuh.
Terlebih, sejak 2023, tren transaksi di ajang IIMS tercatat terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan yang cukup signifikan setiap tahunnya.
Hal ini menjadi bukti bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, masih sangat tinggi.
IIMS 2026 sendiri hadir dengan konsep yang lebih matang dan skala yang lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Berbagai merek otomotif ternama memanfaatkan momentum ini untuk meluncurkan produk terbaru, memperkenalkan teknologi terkini, hingga menawarkan program penjualan menarik.
Tak heran jika pameran ini selalu menjadi magnet bagi pecinta otomotif dari berbagai daerah.
Lebih dari sekadar transaksi, IIMS juga berperan sebagai wadah kolaborasi antara produsen, distributor, pelaku industri pendukung, hingga konsumen.
Interaksi yang terbangun di dalam pameran ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem otomotif yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Menariknya, tahun ini isu kendaraan ramah lingkungan juga menjadi salah satu sorotan utama pada pembukaan pameran IIMS 2026.
Pemerintah mendorong agar IIMS menjadi ruang edukasi sekaligus promosi bagi kendaraan listrik dan teknologi hijau.
Langkah ini sejalan dengan komitmen nasional untuk mengurangi emisi dan mempercepat transisi menuju industri otomotif yang lebih modern.
“IIMS bukan hanya tentang jual beli kendaraan, tapi juga tentang membangun masa depan industri otomotif Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing,” lanjut Agus.
Dengan target pengunjung yang tinggi dan transaksi yang terus digenjot, IIMS 2026 diyakini menjadi momentum penting bagi kebangkitan sektor otomotif nasional.
Setelah melewati berbagai tantangan global dan domestik, industri otomotif Indonesia kini menunjukkan sinyal positif untuk kembali melaju kencang.
Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, IIMS 2026 diharapkan menjadi titik balik yang membawa industri otomotif Tanah Air naik ke level yang lebih tinggi, tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di kancah internasional.
Jika tren positif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Indonesia akan semakin diperhitungkan sebagai pemain utama di industri otomotif kawasan Asia Tenggara.
GIPHY App Key not set. Please check settings