Autonesian.com – Memeriahkan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS 2026), Royal Enfield secara resmi menghadirkan scrambler terbaru, Bear 650 yang terinspirasi dari sosok legenda balap gurun California Eddie Mulder atau Fast Eddie.
Inspirasi Bear 650 berakar dari kemenangan Eddie Mulder di ajang Big Bear Run 1960 di Gurun Mojave.
Saat itu, Mulder mencatatkan waktu 4 jam 21 menit dengan mengendarai Royal Enfield Fury 500 cc dan menjadi salah satu dari 197 pembalap yang berhasil finis.
Enam dekade kemudian, semangat tersebut diterjemahkan ke dalam Bear 650, scrambler bergaya klasik dengan pendekatan modern.
Asia Pacific Business Head Royal Enfield, Manoj Gajarlawar menyampaikan bahwa peluncuran Bear 650 menjadi bagian dari upaya Royal Enfield untuk menghadirkan produk yang tidak hanya mengedepankan fungsi, tetapi juga cerita dan karakter.
“Motor ini dibangun untuk menghadirkan rasa percaya diri dan kendali di berbagai medan, baik saat melintasi jalanan perkotaan maupun jalur yang menantang,” ujarnya di JIEXpo Kemayoran, Jakarta.
Manoj juga menjelaskan,”Bear 650 bukan sekadar soal performa, tetapi juga tentang fleksibilitas, ketangguhan, dan semangat tanpa kompromi.”
“Kami yakin para pengendara di Indonesia akan menemukan keterhubungan yang kuat dengan sepeda motor ini,” lanjutnya.
Menyoal spesifikasi, Bear 650 dirancang sebagai motor yang mengedepankan keseimbangan antara estetika retro dan fungsi modern.
Siluet bodi yang ramping, detail khas scrambler, serta elemen fungsional disusun untuk mendukung gaya berkendara eksploratif, baik di jalanan kota maupun jalur alternatif.
Kemudian dari sisi performa, Bear 650 mengandalkan mesin paralel twin 650 cc yang telah dikenal andal di berbagai model Royal Enfield.

Mesin ini menghasilkan tenaga 47 bhp pada 7.250 rpm dan torsi maksimum 56,5 Nm pada 5.150 rpm.
Angka torsi yang lebih besar dibandingkan model twin lainnya didukung oleh penggunaan sistem knalpot 2-1 terbaru.
Sistem pembuangan tunggal tersebut tidak hanya memperluas rentang tenaga, tetapi juga membantu mengurangi bobot motor.
Hasilnya, Bear 650 memiliki karakter yang lincah saat digunakan di lalu lintas perkotaan, sekaligus tetap stabil ketika diajak melintasi jalur off-road ringan.
Adapun dari sektor suspensi dan kaki-kaki, Royal Enfield membekali Bear 650 dengan Showa USD Big Piston Fork di bagian depan serta Showa Twin Tube RSU di belakang.
Kombinasi roda depan 19 inci dan roda belakang 17 inci yang dibalut ban dual-purpose, dipadukan dengan ground clearance setinggi 184 mm, memberikan daya jelajah yang lebih fleksibel di berbagai kondisi jalan.
Ciri khas scrambler semakin ditegaskan melalui penggunaan jok ergonomis, rear loop terangkat, papan nomor balap, serta desain knalpot 2-1.
Seluruh elemen ini dirancang untuk menghadirkan kenyamanan sekaligus memperkuat identitas Bear 650 sebagai motor petualang bergaya klasik.
Lebih lanjut, Bear 650 dipasarkan dalam lima pilihan warna, yakni Boardwalk White, Petrol Green, Wild Honey, Golden Shadow, serta edisi spesial Two Four Nine.
Harga yang ditawarkan berada di kisaran Rp241 juta hingga Rp247,7 juta, menyesuaikan dengan varian dan tingkat eksklusivitasnya.
Selain menghadirkan motor baru, Royal Enfield juga membawa lini Genuine Motorcycle Accessories dan apparel di IIMS 2026.
GIPHY App Key not set. Please check settings