Bukan Cuma Jual Mobil, VinFast Kini Bangun Akses Tol di Indonesia

VinFast Tol Lintas Marga sedaya
(Kiri-Kanan) Bapak H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Subang; Bapak Pham Sanh Chau, CEO VinFast Asia; Bapak Reynaldi Putra Andita B.R., S.IP., Bupati Subang; serta Bapak Andre Yulianto, Kepala Departemen GA & Procurement dan perwakilan PT Lintas Marga Sedaya, saat penandatanganan kerja sama. Foto : Ist/Autonesian

Autonesian.com – Komitmen VinFast dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia kembali dibuktikan melalui langkah strategis terbarunya.

Produsen otomotif asal Vietnam ini resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Subang dan PT Lintas Marga Sedaya untuk mengembangkan infrastruktur transportasi di kawasan industri Subang.

Langkah ini khususnya melalui pembangunan interchange Manyingsal di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) Km 115+500.

Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang VinFast dalam memperkuat logistik dan konektivitas industri di Tanah Air.

Melalui kerja sama ini, VinFast Indonesia bertindak sebagai investor strategis yang menanggung seluruh pembiayaan proyek, mulai dari perencanaan, studi kelayakan, perizinan, hingga konstruksi.

Pendekatan tersebut dinilai mampu mempercepat realisasi proyek tanpa membebani anggaran pemerintah daerah, sekaligus memastikan pembangunan berjalan lebih efisien dan tepat waktu.

Pemerintah Kabupaten Subang akan berperan sebagai koordinator utama dalam proses perizinan dan pengawasan, sementara PT LMS sebagai operator tol Cipali akan terlibat dalam pengaturan teknis, operasional, dan perawatan interchange.

Baca Juga :  KTB Hadirkan 9 Varian Baru Fighter

Proyek ini sendiri telah mengantongi persetujuan prinsip dari Kementerian Pekerjaan Umum sejak Desember 2025, dengan target penyelesaian maksimal tiga tahun setelah izin resmi diterbitkan.

CEO VinFast Asia, Pham Sanh Chau, menegaskan bahwa investasi infrastruktur bukan sekadar pelengkap bisnis, melainkan fondasi utama pertumbuhan berkelanjutan.

“Kami tidak memandang infrastruktur sebagai investasi sampingan, tetapi sebagai katalis utama kemajuan sosial dan ekonomi. Komitmen kami di Indonesia bersifat jangka panjang dan menyeluruh,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa filosofi “Move people ahead, bring the nation forward” menjadi landasan setiap langkah VinFast di kawasan Asia.

Pembangunan interchange ini diyakini akan meningkatkan efisiensi distribusi, memangkas biaya logistik, serta memperkuat daya saing kawasan industri Subang sebagai pusat manufaktur nasional.

Selain itu, proyek ini juga diprediksi membuka ribuan lapangan kerja baru dan mendorong percepatan industrialisasi di wilayah Jawa Barat.

Baca Juga :  Generasi Terbaru Pesawat Jet, HondaJet Elite Resmi Diluncurkan

Dalam kurun waktu kurang dari dua tahun sejak masuk ke Indonesia, VinFast telah menunjukkan agresivitas ekspansinya dengan meresmikan pabrik di Subang dan menghadirkan berbagai model kendaraan listrik.

Selain itu untuk membangun jaringan dealer, layanan purnajual, dan infrastruktur pengisian daya nasional bersama V-Green.

Kolaborasi dengan sejumlah bank dan lembaga keuangan juga memperkuat akses pembiayaan bagi konsumen.

Melalui investasi infrastruktur dan ekosistem terintegrasi, VinFast semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu pemain kunci dalam transformasi mobilitas hijau di Indonesia.

Kehadiran interchange baru di Tol Cipali bukan hanya membuka akses, tetapi juga menjadi simbol percepatan industri otomotif listrik nasional menuju masa depan yang lebih modern dan berkelanjutan.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Previous Article
Suzuki Grand Vitara GIIAS Bandung 2023

Ada Potensi Error Indikator BBM, Suzuki Jalankan Quality Update Grand Vitara

Next Article
Vespa 946 Horse Indonesia

Bukan Vespa Biasa, 946 Horse Tampil Super Mewah di Tahun Kuda

Related Posts