Polytron Ungkap Rahasia Keamanan Baterai Motor Listrik FOX

Polytron Fox 350 Produksi
Proses Quality Control produksi Polytron Fox 350. Foto : Tri/Autonesian

Autonesian.com — Polytron kembali menegaskan keseriusannya di dunia kendaraan listrik Indonesia. Setelah merilis FOX 350 dengan opsi sewa baterai maupun pembelian.

Perusahaan asal Kudus ini kini memaparkan rahasia keamanan cell baterai yang digunakan pada lini motor listriknya.

CEO Polytron, Hariono, menjelaskan bahwa baterai adalah komponen paling krusial sekaligus paling kompleks.

“Karena itu, Polytron menerapkan standar pengujian internasional seperti UN 38.3, SNI 8872:2019 hingga ISO 26262, termasuk uji panas, getaran, guncangan, tusukan dan simulasi kecelakaan sebelum baterai digunakan di FOX Electric,” jelas Hariono.

Kunci keamanan baterai Polytron terletak pada penggunaan teknologi LFP (Lithium Iron Phosphate).

Berbeda dari jenis NMC, NCA, atau LCO yang lebih berisiko terbakar karena menghasilkan oksigen saat terjadi insiden, LFP lebih stabil secara termal dan tidak memicu api menyebar cepat.

Baca Juga :  Daimler Indonesia Resmi Luncurkan Mercedes-Benz Axor 2528 CH

Cell LFP juga lebih tahan terhadap thermal runaway dengan titik reaksi yang lebih tinggi, sehingga aman digunakan dalam kondisi cuaca panas atau situasi macet.

Cell LFP Polytron telah melalui pengujian tusukan dan benturan untuk memastikan tidak mudah meledak atau terbakar.

Keamanan ini dilengkapi desain battery pack dengan heatsink aluminium serta sertifikasi IP67 yang membuatnya tahan air dan benturan.

Sistem BMS juga menjaga suhu, arus, dan keseimbangan cell untuk menjaga performa jangka panjang.

Produksi baterai Polytron Fox 350

Polytron menyoroti bahwa masih banyak motor listrik di pasaran menggunakan baterai rakitan tanpa standar keselamatan.

Menurut Polytron, kondisi ini sangat berbahaya dan penting bagi konsumen untuk memahami kualitas baterai sebelum membeli kendaraan listrik.

Perusahaan juga membandingkan LFP dengan Graphene Lead Acid yang masih dipakai beberapa pabrikan.

Baca Juga :  Berkencan Bersama All New Honda BR-V Hingga Kota Solo

Meski disebut teknologi baru, Graphene Lead Acid memiliki waktu pengisian lama, efisiensi rendah, dan bobot berat.

Dimana LFP dinilai jauh unggul dari sisi performa, durabilitas, dan keamanan.

Head of Design, Quality and Assurance EV Polytron, Josaphat Bagus Purnama, menyatakan bahwa keselamatan pengguna adalah prioritas utama.

“Cell LFP yang digunakan telah melalui pengujian paling ketat agar tetap aman bahkan dalam kondisi ekstrem,” jelas Josaphat.

Melalui edukasi ini, Polytron menegaskan komitmennya dalam menghadirkan motor listrik yang aman, berkualitas, dan dapat diandalkan.

Teknologi yang diterapkan pada FOX Electric dirancang untuk memberikan performa sekaligus rasa aman bagi pengguna, sekaligus mendorong konsumen lebih cermat dalam memilih kendaraan listrik.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Previous Article
Max Verstappen Oracle Red Bull Racing

Kolaborasi Gokil, Mobil x LumCor Hadirkan Experience Nobar GP Abu Dhabi

Next Article
Honda Racing Indonesia Mandalika Festival

Honda Siap Bungkam Lawan di Final Mandalika 2025

Related Posts