Bahaya Mengintai, Ducati Recall 1.016 Motor Akibat Roda Bisa Ngunci

Ducati Panigale V2
Ducati Panigale V2. Foto : Ist/Autonesian

Autonesian.com — Ducati kembali jadi sorotan setelah mengumumkan program recall terhadap ribuan motor sport andalannya.

Pabrikan asal Italia ini secara resmi menarik kembali 1.016 unit motor Ducati lantaran ditemukan potensi masalah serius pada sistem pengereman yang bisa menyebabkan roda terkunci secara tiba-tiba saat berkendara.

Recall ini menyasar model Ducati Panigale V2 dan Streetfighter V2 produksi tahun 2025 hingga awal 2026.

Berdasarkan laporan resmi dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) dengan nomor kampanye 25V838000, masalah berasal dari kesalahan pemasangan sekering pada sistem ABS.

Posisi sekering yang tidak sesuai membuat sistem anti-lock braking berisiko kehilangan daya, sehingga ABS dapat berhenti bekerja secara mendadak.

Baca Juga :  Ini Dia Tampak Honda All New Civic Turbo di IIMS 2016

Jika kondisi tersebut terjadi, roda motor bisa mengunci saat pengereman, terutama dalam situasi darurat atau saat melaju di kecepatan tinggi.

Meski pada sebagian unit akan muncul peringatan ABS di panel instrumen, risiko kecelakaan tetap tinggi apabila pengendara tidak segera melakukan pemeriksaan.

NHTSA mencatat total 1.016 unit terdampak dalam program recall ini, yang seluruhnya berada di pasar Amerika Serikat.

Ducati pun langsung bergerak cepat dengan menginstruksikan seluruh jaringan dealer resminya untuk melakukan pengecekan dan perbaikan secara gratis.

Proses perbaikannya meliputi pemeriksaan serta penggantian atau penataan ulang sekering agar sistem ABS kembali bekerja sesuai standar keselamatan.

Pabrikan juga akan mengirimkan pemberitahuan resmi kepada pemilik motor mulai akhir Januari hingga awal Februari 2026.

Baca Juga :  Siap Masuk Indonesia, Omoda O9 SHS 0–100 Km/Jam Cuma 4,9 Detik

Ducati menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan pengendara, terutama mengingat Panigale V2 dan Streetfighter V2 merupakan motor berperforma tinggi yang kerap digunakan dalam kondisi ekstrem.

Bagi pemilik Ducati yang merasa motornya termasuk dalam daftar terdampak, disarankan segera menghubungi dealer resmi untuk melakukan pengecekan VIN dan memastikan kendaraan aman digunakan.

Dengan langkah preventif ini, Ducati berharap pengendara tetap bisa menikmati performa tinggi tanpa mengorbankan faktor keselamatan.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Previous Article
Mobil THS Toyota Posko Siaga Nataru 2025-2026

Toyota Mulai Siap Siaga Hadapi Liburan NATARU 2025-2026

Next Article
Pertamina Fastron Enduro Service SPBU

Isi BBM Sekalian Servis, Enduro Service Resmi Hadir di SPBU Pertamina

Related Posts