ANCAP Bongkar Kelemahan Suzuki Fronx, 324 Unit Langsung Kena Recall

Suzuki Fronx Australia
Suzuki Fronx. Foto : Ist/Autonesian

Autonesian.com – Suzuki Fronx tengah menjadi sorotan tajam di pasar otomotif Australia setelah dinyatakan hanya meraih satu bintang dalam uji keselamatan Australasian New Car Assessment Program (ANCAP).

Hasil ini langsung mengundang perhatian luas karena Fronx sebelumnya diposisikan sebagai SUV kompak modern yang menyasar konsumen urban dengan desain stylish dan fitur kekinian.

Namun, hasil uji tabrak tersebut justru mengungkap sisi lain yang cukup mengejutkan terkait aspek keselamatannya.

Dalam pengujian ANCAP, Suzuki Fronx dinilai memiliki perlindungan yang sangat minim, terutama bagi penumpang belakang.

Masalah utama ditemukan pada sistem sabuk pengaman yang tidak bekerja optimal saat simulasi tabrakan, sehingga meningkatkan risiko cedera serius.

Temuan ini membuat ANCAP mengeluarkan peringatan keras, bahkan menyarankan agar kursi belakang tidak digunakan hingga perbaikan dilakukan.

Baca Juga :  25 Tahun Honda CR-V di Indonesia, Dirayakan Lewat Talkshow Inspiratif Bertema “Legacy Meets Community” di GIIAS 2025

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membuat Fronx hanya mengantongi satu bintang, sebuah nilai yang tergolong sangat rendah untuk standar kendaraan modern.

Dampak dari hasil buruk ini pun langsung terasa, Suzuki Australia mengambil langkah cepat dengan melakukan penarikan kembali atau recall terhadap total 324 unit Suzuki Fronx yang telah beredar.

Recall tersebut mencakup unit-unit yang terindikasi mengalami masalah pada mekanisme sabuk pengaman belakang, termasuk puluhan unit yang telah dikirim ke konsumen.

Penjualan Fronx pun sempat dihentikan sementara guna memastikan proses pemeriksaan dan perbaikan berjalan sesuai standar keselamatan yang ditetapkan.

Tak hanya berdampak pada operasional penjualan, hasil ANCAP ini juga memberi pukulan terhadap citra Suzuki di pasar Australia.

Baca Juga :  Yamaha R25 Lebih Sporty Dengan Tiga Warna Baru

Di tengah meningkatnya kesadaran konsumen akan faktor keselamatan, rating rendah menjadi pertimbangan serius sebelum membeli kendaraan.

Apalagi, ANCAP dikenal sebagai lembaga uji keselamatan yang sangat diperhitungkan, sehingga hasilnya kerap dijadikan acuan utama oleh calon pembeli mobil baru.

Kasus Suzuki Fronx ini sekaligus menjadi pengingat bahwa desain menarik dan harga kompetitif tidak lagi cukup tanpa didukung standar keselamatan yang memadai.

Bagi Suzuki, tantangan terbesarnya kini adalah memulihkan kepercayaan publik melalui perbaikan menyeluruh dan peningkatan kualitas produk.

Sementara bagi konsumen, peristiwa ini menegaskan pentingnya selalu memperhatikan hasil uji keselamatan sebelum menjatuhkan pilihan pada sebuah kendaraan.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Previous Article
Toyota S HEV

Penjualan Melemah, Pabrik Toyota Indonesia Tak Lagi Sekencang Dulu

Next Article
Hyundai Stargazer Cartenz pengunjung GIIAS 2025

Diselamatkan Stargazer, Hyundai Bangkit di Tengah Lesunya Pasar

Related Posts