Autonesian.com – Musim hujan kembali datang dan risiko banjir di sejumlah wilayah Indonesia semakin meningkat.
Salah satu dampak paling merugikan bagi pemilik kendaraan adalah ketika mobil terendam banjir—baik sebagian maupun sepenuhnya.
Akibat banjir bukan perkara ringan, karena bisa merusak mesin, ECU, sistem kelistrikan, interior, hingga menyebabkan biaya perbaikan yang bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Untungnya, bagi pemilik polis Garda Oto yang memiliki perluasan jaminan banjir, proses klaim bisa dilakukan dengan cukup mudah asalkan mengikuti prosedur yang benar.
Menurut Garda Oto dalam panduannya, hal pertama yang wajib dilakukan adalah memastikan bahwa polis Anda mencakup risiko banjir.
Tidak semua polis asuransi mobil otomatis melindungi dari bencana alam; perluasan jaminan banjir, angin topan, dan badai harus dipilih sejak awal.
Jika perlindungan ini telah tercantum di polis, Anda berhak untuk melakukan klaim ketika mobil mengalami kerusakan karena banjir.
Saat kejadian banjir, Garda Oto menegaskan agar pemilik kendaraan tidak menyalakan mesin sama sekali.
Banyak kasus kerusakan parah justru terjadi karena pemilik mencoba memindahkan mobil atau menyalakan mesin ketika air baru surut.
Tindakan ini berisiko membuat water hammer pada mesin dan merusak komponen internal.
Garda Oto menyarankan pemilik kendaraan untuk langsung mendokumentasikan kondisi mobil melalui foto atau video dari berbagai sisi, termasuk bagian interior, tinggi genangan air, serta area sekitar tempat kejadian.
Dokumentasi ini akan menjadi bukti kuat ketika proses klaim berlangsung.
Setelah kondisi dirasa aman, pemilik mobil dapat segera menghubungi Garda Akses 24 jam di 1-500-112 atau melalui aplikasi myGarda untuk meminta bantuan penjemputan.
Layanan ini akan mengarahkan mobil ke bengkel resmi rekanan Garda Oto yang berpengalaman menangani kerusakan akibat banjir.
Pada tahap pengajuan klaim, pemilik perlu menyiapkan dokumen pendukung seperti fotokopi KTP, SIM, STNK, nomor polis, serta kronologi kejadian.
Proses survei dari pihak Garda Oto biasanya dilakukan dalam waktu relatif cepat, terutama jika bukti dan kronologi kejadian sudah lengkap dan sesuai prosedur.
Setelah verifikasi selesai, kendaraan akan langsung masuk proses perbaikan di bengkel rekanan yang telah ditunjuk.
Garda Oto menambahkan bahwa klaim bisa ditolak jika kendaraan sengaja menerobos banjir, karena dianggap kelalaian yang tidak dijamin oleh polis.
Itu sebabnya, penting untuk tidak memaksakan mobil melintas genangan tinggi dan memastikan tindakan pemilik sudah sesuai standar keamanan.
Melalui layanan yang semakin terintegrasi antara hotline, aplikasi, dan jaringan bengkel nasional, Garda Oto berupaya memberikan kemudahan bagi pelanggan yang terdampak banjir.
“Kami ingin memastikan pelanggan mendapatkan penanganan cepat dan akurat, serta kendaraan mereka diperbaiki oleh bengkel terbaik yang sudah terdaftar,” tulis Garda Oto dalam laman resminya.
Dengan memahami prosedur klaim yang benar, pemilik kendaraan bisa terhindar dari kerugian besar saat banjir melanda.
Jika Anda tinggal di daerah rawan banjir, sangat disarankan memastikan kembali polis kendaraan Anda sudah memiliki tambahan perlindungan banjir agar mobil terlindungi secara optimal.
GIPHY App Key not set. Please check settings