VW Kembangkan Charger Mobil Listrik yang Bisa Jalan Sendiri

0
VW Mobile Charging Robot mobil listrik
VW Mobile Charging Robot. Foto : ist

Autonesian.com – Perkembangan teknologi kendaraan listrik kini semakin kuat, hal ini juga diperkuat kehadiran sebuah konsep  baru yang diperkenalkan oleh VW untuk memecahkan infrastruktur tempat pengisian kendaraan listrik.

Seperti dilansir melalui carscoops, divisi komponen dari perusahaan otomotif terbesar di Eropa ini sedang mengembangkan sebuah robot pengisian daya atau disebut Mobile Charging Robot yang selayaknya powerbank dan mampu bekerja secara otomatis.

Menariknya, robot tersebut akan bekerja pada saat pengguna mobil listrik melakukan perintah melalui aplikasi dan secara otomatis akan menyambangi kendaraan yang diparkir. Selanjutnya akan membuka tutup pengisi daya dan menghubungkan steker dan seluruh proses pengisian Electric Vehicle (EV) dilakukan tanpa interaksi manusia.

Pihak VW juga mengatakan robot tersebut akan berjalan dengan membawa sebuah perangkat selayaknya powerbank dan akan menyalurkan tenaganya kepada kendaraan listrik yang telah dituju sesuai perintah dari aplikasi.

Autonesian Youtube Channel

“Mobile charging robot akan memicu revolusi dalam hal pengisian daya di berbagai fasilitas parkir, seperti tempat parkir multistorey, ruang parkir, dan tempat parkir basement karena kami membawa infrastruktur pengisian daya ke mobil dan bukan sebaliknya,” ujar Mark Moller, Head of Development at Volkswagen Group Components.

Baca Juga :  Rayakan Hut Ke-2, Journalist Max Community Nikmati Keindahan Alam Danau Toba

VW Mobile Charging Robot mobil listrik

Dia juga menegaskan kehadiran robot ini juga akan membuat seluruh area parkir bisa menjadi tempat parkir mobil listrik dan tanpa tindakan infrastruktur yang berlebihan untuk menghadirkan stasiun pengisian listrik.

Selain itu, pasalnya robot ini juga turut dibekali berbagai fitur untuk menunjang kinerja. Salah satunya dilengkapi dengan kamera, pemindai laser dan sensor ultrasonik. Hal ini juga membuat robot selain dapat melakukan proses pengisian listrik serta bergerak bebas di area parkir dan mengenali seluruh rintangan.

“Ini adalah prototipe visioner, yang dapat dibuat menjadi kenyataan dengan sangat cepat, jika kondisi umum tepat”, tambah Moller menambahkan.

Stasiun pengisian cepat dan kotak dinding DC sudah menjadi bagian dari strategi EV volkswagen, dengan solusi di masa depan seperti Mobile charging robot yang saat ini sedang dalam pengembangan untuk produksi.

Sementara untuk di Indonesia, kehadiran EV sendiri sudah didukung oleh pemerintah beserta produsen otomotif di tanah air. Salah satunya Mitsubishi yang telah menyediakan stasiun pengisian mobil listrik secara gratis dengan menempati area parkir di salah satu pusat perbelanjaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here