Daimler Mulai Bangun Pabrik Khusus Produksi Baterai di Alabama

Daimler Battery Plant

(kiri-Kanan) Jason Hoff, President and CEO of MBUSI bersama Kay Ivey, Governor of Alabama dan Markus Schäfer, Chief Mercedes Manufacturing melakukan Groundbreaking failistas pabrik baterai di Alabama. Foto : Daimler

autonesian.com – Salah satu group perusahaan terbesar di global bidang otomotif, yakni Daimler baru saja secara resmi memulai bangun fasilitas pabrik baru khusus produksi baterai dan menjadi salah satu dari delapan fasilitas yang dibangun di seluruh dunia, yang tiga diantaranya di Jerman, Cina, dan satu lagi di Thailand.

Pabrik tersebut juga dibangun di dekat lokasi produksi kendaraan di Tuscaloosa yang menyediakan baterai untuk SUV listrik masa depan dan menyambut memasuki era baru mobilitas bertenaga listrik.

Salah satunya dengan mempersiapkan proses dalam membawa EQ C crossover ke pasar otomotif pada tahun 2020. Selain itu juga untuk menawarkan lebih dari 130 model elektrifikasi yang berbeda, termasuk setidaknya satu di setiap seri.

“Pabrik Mercedes-Benz yang berorientasi ekspor secara luas di Tuscaloosa adalah fasilitas produksi berteknologi tinggi dengan sejarah yang sukses dan masa depan yang menarik dalam hal merek kami di Amerika Serikat,” ujar Markus Schäfer, Chief Mercedes Manufacturing.

Dan fasilitas pabrik baru khusus baterai ini, Markus menegaskan untuk bertujuan dalam pengembangan e-mobilitas  dan menyelesaian misi di masa depan. Selain itu juga pabrik ini merupakan landasan jejak Mercedes-Benz di Amerika, yang menjadikannya salah satu eksportir mobil terbesar dari Amerika Serikat setelah pesaing beratnya BMW.

“Kami menginvestasikan total $ 1 miliar di Alabama. Ini akan membuat kita lebih luas dan lebih fleksibel, sehingga kita dapat memastikan dewasa muda kita akan menemukan sisi yang benar-benar baru,” tambah Markus.

Sebelum upacara peletakan batu pertamanya, Mercedes-Benz A.S. International, Inc. (MBUSI) merayakan dimulainya produksi Mercedes-Benz GLE pertama. Tuscaloosa telah berfungsi sebagai tempat produksi tradisional untuk SUV sejak 1997.

Dan seperti dilansir Carscoops, dalam sejarah panjang Daimler di AS yang telah berhasil menjual mobil pertama sekitar 130 tahun yang lalu dan pembukaan pabrik Tuscaloosa 21 tahun lalu. Saat itulah mulai memproduksi generasi pendahulu dari GLE saat ini, yaitu M-Class Sport-ute.

Model tersebut juga terus dikembangkan untuk dipasarkan secara lokal dan untuk dieskpor di Alabama, bersama GLE Coupe dan GLS. Pabrik ini juga turut memproduksi sedan C-Class untuk pasar Amerika Utara, dan juga akan mulai memproduksi SUV elektrik di tahun-tahun mendatang.

Bersamaan dengan pembangunan pabrik baterai, Daimler juga turut membangun Pusat Konsolidasi baru di Alabama. Perkembangan ini diperkuat setelah terjadi ketika administrasi Trump meningkatkan tekanan pada pembuat mobil asing untuk membangun lebih banyak kendaraan di AS.

Exit mobile version