Mengalami Penurunan, Isuzu Tetap Optimis di 2017

0

isuzu-indonesia

autonesian.com – Industri otomotif sepanjang 2016 tumbuh relatif tipis, hanya 4%.Faktor ekonomi global yang tidak stabil memiliki dampak pada kondisi ekonomi domestik sehingga menyebabkan stagnasi di berbagai sektor industri. Hingga November 2016, penjualan mobil secara keseluruhan untuk seluruh merek sebanyak 974.779 unit dari target penjualan di tahun ini sebanyak 1,05 juta unit.

Pada tahun 2016, Isuzu mengalami penurunan pada angkapenjualan, menutup tahun 2015 dengan total penjualan sebesar 16.724unit. Kenaikan yang significant terjadi dalam penjualan D-MAX, di tahun 2015 Isuzu D-MAX menyumbang angka penjualan sebanyak 498 unit, ditahun 2016 naik menjadi 1,445 unit. Untuk market Share Isuzu terjadi kenaikan pada variant N- Series, ditahun 2015 19,00%, lalu di tahun 2016 ini naik menjadi 19,50%.

Walaupun penjualan sedang mengalami masa yang sulit,  bagi Isuzu tetap optimis dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumennya. Terbukti dalam tahun 2016 Isuzu meluncurkan produk Isuzu NMR 71 yang sesuai dengan kebutuhan customer, serta meluncurkan New Isuzu mu-X dan New D-MAX. Isuzu juga terus meningkatkan pelayanan purna jualnya dengan memberikan program- program after sales yang menarik.

Autonesian Youtube Channel

Isuzu juga sangat berharap pemerintah akan segera menyelesaikan proyek- proyek infrastruktur, yang tentunya menjadi harapan bagi ekonomi Indonesia lebih baik lagi, karena ini menjadi lahan yang baik untuk penjualan kerena pembangunan infrastruktur ini pasti banyak membutuhkan kendaraan komersial. Efeknya, dengan infrastruktur yang semakin memadai juga akan meningkatkan kebutuhan logistic masyarakat, ini juga merupakan peluang yang baik bagi segment kendaraan komersial

Pada tahun 2016, Isuzu telah mengeluarkan produk-produk baru yaitu Isuzu Elf NMR 71, New Isuzu mu-X, New Isuzu D-MAX. Sehingga total variant Isuzu pada tahun 2017 sebanyak 55 Variant. Ditahun 2017 ini Isuzu akan mengeluarkan kurang lebih 24 variant, yang akan mewarnai dunia otomotif commercial Vehicle dan light commercial vehicle.

Baca Juga :  Honda Brio dan HR-V Pertahankan Kontribusi Penjualan Tertinggi

Walaupun dalam keadaan ekonomi yang sulit, Isuzu terus meningkatkanjariangan serta pelayanannya melalui outlet sebanyak 111 outlet dan 24 outlet satelit. Dan untuk menjaga ketersedian sparepart, Isuzu telah memiliki 2.403 Parts shop yang berada di 355 kota.

Serta memiliki 12 parts Depo, yang terdiri dari 6 part Depo untuk Isuzu GIGA (Medan, Pekanbaru, Surabaya, Samarinda, Banjarmasin, Makassar), 4 Parts Depo untuk Isuzu Elf (Lampung, Palembang, Manado, Bali) dan 1 parts Depo gabungan di kota Semarang. Dan juga servis Armada Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) : 128 unit mobil BIB, dan 5 Unit motor BIB, 224 bengkel resmi dan authorised workshop.

Di tahun 2017, Isuzu akan fokus pada berbagai aktifitas yang berdasar pada ‘Strengthening the Foundation’, yaitu  dengan menyediakan product-product yang sesuai dengan kebutuhan customers, meningkatkan kualitas jaringan penjualan dan purna jual, Serta menciptakan layanan purna jual [service dan spare parts] yang inovatif. Aktifitas-aktifitas tadi disiapkan untuk menghadapi kondisi perekonomian yang diprediksi baru akan membaik di semester 2 tahun 2017 ini.

Baca Juga :

SHARE
Suka dengan otomotif sejak menjajaki sekolah menengah pertama dan sempat kecemplung dalam ajang otomotif khususnya modifikasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here