Autonesian.com – Di tengah tekanan harga bahan bakar global yang terus meningkat, Vingroup kembali mengambil langkah strategis dengan memperpanjang program konversi kendaraan berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik.
Melalui inisiatif ini, VinFast memberikan berbagai insentif menarik yang berlaku hingga 30 April 2026.
Langkah ini menjadi respons nyata terhadap kondisi pasar energi yang masih bergejolak dan berdampak langsung pada pengguna kendaraan berbasis bahan bakar fosil.
Program bertajuk “Trade Gas for Electric” tersebut kini diperluas dan terus berjalan di empat negara utama, termasuk Vietnam, India, Indonesia, dan Filipina.
Tak hanya itu, layanan mobilitas berbasis listrik seperti Xanh SM di Vietnam dan Green SM di Indonesia dan Laos juga tetap memberikan potongan tarif sebesar 10 persen bagi pengguna.
Dalam program ini, konsumen yang beralih ke mobil listrik VinFast akan mendapatkan tambahan diskon sebesar 3 persen, sementara untuk sepeda motor listrik diberikan potongan hingga 5 persen.
Menariknya, insentif tersebut masih bisa digabungkan dengan promo lain yang sedang berlangsung, sehingga semakin menguntungkan bagi calon pembeli.
Deputy CEO of Global Sales VinFast, Duong Thi Thu Trang, menyebut bahwa program ini telah memberikan dampak signifikan sejak pertama kali diluncurkan pada Maret lalu.
“Program dukungan darurat untuk mendorong peralihan dari kendaraan bensin ke kendaraan listrik telah menghadirkan solusi tepat waktu dan menciptakan momentum kuat bagi ratusan ribu pelanggan untuk memilih kendaraan listrik VinFast sebagai partner perjalanan ramah lingkungan mereka,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa perpanjangan program ini bukan hanya soal penjualan, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata terhadap pengurangan konsumsi bahan bakar serta komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.
Lonjakan minat terhadap kendaraan listrik pun terlihat jelas, dimana 28 Maret 2026, VinFast mencatat pencapaian luar biasa dengan 3.520 unit kendaraan listrik dipesan dalam satu hari.
Angka tersebut setara dengan sekitar 2,4 unit kendaraan yang siap dikirim setiap menitnya, sebuah rekor yang menunjukkan percepatan adopsi kendaraan listrik di pasar global.
Dengan kombinasi harga BBM yang terus naik dan insentif agresif dari VinFast, tren peralihan ke kendaraan listrik diprediksi akan semakin cepat, termasuk di Indonesia.
Bagi konsumen, ini bisa jadi momentum terbaik untuk meninggalkan kendaraan konvensional dan beralih ke solusi mobilitas yang lebih hemat dan ramah lingkungan.
GIPHY App Key not set. Please check settings