Autonesian.com – Pembalap muda Indonesia kembali mencuri perhatian di kancah internasional, M. Zidane sukses mengharumkan nama Tanah Air.
Atas keberhasilnya dengan meraih podium kedua pada ajang FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 4 yang digelar di Nakhon Si Thammarat, Thailand.
Hasil ini terasa spesial karena ia mampu mengalahkan pembalap tuan rumah yang selama ini sulit ditaklukkan.
Tampil bersama Ducati MX Team Indonesia, Zidane langsung menunjukkan performa agresif sejak awal balapan.
Ia bahkan sempat memimpin jalannya race dan terlibat duel sengit dengan pembalap asal Australia, Gibbs Kirk William.
Meski akhirnya harus puas finis di posisi kedua, performanya tetap mencuri perhatian karena mampu menjaga ritme di tengah tekanan tinggi sepanjang balapan.
Yang lebih menarik, Zidane berhasil finis di depan Jiraj Wannalak, juara umum Thailand musim lalu sekaligus pembalap andalan tuan rumah.
Catatan ini menjadi momen penting karena sebelumnya belum ada pembalap Indonesia maupun Asia lain yang mampu mengungguli Jiraj pada musim ini.
Lintasan yang menantang serta persaingan ketat tidak membuatnya goyah, Konsistensi dan determinasi menjadi kunci utama yang membawa Zidane tetap kompetitif hingga garis finis.

Hasil ini sekaligus menegaskan perkembangan pesat yang ditunjukkannya sejak sesi latihan hingga balapan.
“Balapan hari ini cukup berat, terutama karena persaingan di depan sangat ketat. Saya mencoba menjaga konsistensi dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Hasil ini tentu menjadi motivasi besar untuk tampil lebih baik di race berikutnya,” ujar M. Zidane.
Pihak tim pun tak bisa menyembunyikan rasa bangganya, Johny Pranata selaku Team Manager menilai performa Zidane sebagai bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di level internasional.
“Ini bukan hanya hasil untuk tim, tapi juga untuk membawa nama Indonesia ke level yang lebih tinggi,” katanya.
Senada dengan itu, Team Principal Ducati MX Team Indonesia, Jimmy Budhijanto, menegaskan target tim ke depan.
“Kami sudah menunjukkan bahwa pembalap Indonesia bisa bersaing di depan. Sekarang tantangannya adalah konsistensi dan finishing lebih kuat. Target kami jelas, kami ingin naik satu tingkat lebih tinggi lagi di podium,” tegasnya.
Podium kedua ini menjadi modal penting bagi Ducati MX Team Indonesia untuk menghadapi putaran berikutnya.
Dengan tren positif yang terus meningkat, peluang untuk meraih kemenangan di seri selanjutnya terbuka lebar—dan Zidane jelas bukan lagi sekadar kuda hitam di lintasan.
GIPHY App Key not set. Please check settings