Autonesian.com – Arus balik Lebaran 2026 diprediksi kembali memicu lonjakan volume kendaraan, khususnya di ruas Tol Trans Jawa menuju Jakarta.
Untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang, pemerintah bersama kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way, contraflow, hingga ganjil genap.
Langkah ini menjadi strategi utama untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan selama periode arus balik yang identik dengan kepadatan tinggi.
Penerapan sistem one way akan menjadi skema utama dalam mengurai kepadatan kendaraan dari arah timur menuju Jakarta. Dengan sistem ini, seluruh lajur tol akan difungsikan satu arah guna mempercepat distribusi kendaraan.
Sementara itu, contraflow disiapkan sebagai langkah tambahan yang bersifat situasional dan rekayasa ini akan diberlakukan jika volume kendaraan meningkat signifikan di titik-titik tertentu, terutama di ruas Tol Jakarta–Cikampek.
Tak hanya itu, kebijakan ganjil genap juga diterapkan guna membatasi jumlah kendaraan yang melintas.
Sistem ini mengatur kendaraan berdasarkan angka terakhir pelat nomor, sehingga diharapkan mampu menekan kepadatan di jalur utama arus balik.
Berikut detail lengkap jadwal rekayasa lalu lintas arus balik Lebaran 2026:
– One Way (Satu Arah)
Tanggal: 26 – 29 Maret 2026
Waktu: Mulai 26 Maret pukul 14.00 WIB hingga 29 Maret pukul 24.00 WIB
Lokasi: KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 70 Tol Cikampek (arah Jakarta)
Keterangan: Seluruh lajur difungsikan satu arah menuju Jakarta
– Contraflow (Lawan Arus)
Tanggal: 26 – 29 Maret 2026 (situasional)
Lokasi: KM 70 hingga KM 47 Tol Jakarta–Cikampek
Skema: 1 hingga 2 lajur (menyesuaikan kondisi lalu lintas)
Keterangan: Berlaku berdasarkan diskresi kepolisian
– Ganjil Genap
Tanggal: 26 – 29 Maret 2026
Lokasi: Akses masuk Tol Trans Jawa menuju Jakarta
Waktu: Mengikuti periode rekayasa lalu lintas
Keterangan: Plat nomor kendaraan wajib menyesuaikan tanggal
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan jadwal dan aturan yang berlaku agar perjalanan tidak terhambat.
Selain itu, pemudik juga disarankan untuk mengatur waktu keberangkatan guna menghindari puncak kepadatan.
Dengan kombinasi rekayasa lalu lintas ini, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman.
Langkah ini juga untuk masyarakat bisa kembali ke kota dengan lebih tenang setelah merayakan Hari Raya bersama keluarga.
GIPHY App Key not set. Please check settings