Autonesian.com – Dalam dunia otomotif global, kendaraan pemimpin negara biasanya identik dengan kemewahan ekstrem dan teknologi keamanan tingkat tinggi.
Namun kisah berbeda justru datang dari Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei yang dikenal memiliki gaya hidup sederhana.
Sosok ini juga pernah dikaitkan dengan dua mobil yang sangat kontras, yakni sedan mewah BMW sebagai kendaraan dinas kenegaraan dan mobil klasik Peugeot 404 yang mencerminkan masa hidupnya yang sederhana.
Sebagai pemimpin tertinggi Iran sejak 1989, Khamenei tentu mendapatkan fasilitas kendaraan resmi negara dengan standar keamanan tinggi.
Dalam beberapa dokumentasi publik, ia pernah terlihat menggunakan sedan BMW dengan pengawalan ketat yang diduga merupakan kendaraan lapis baja milik negara.
Penggunaan mobil premium tersebut bukanlah simbol kemewahan pribadi, melainkan kebutuhan protokol keamanan mengingat posisinya sebagai pemimpin tertinggi sekaligus komandan militer Iran.

Namun jauh sebelum berada di puncak kekuasaan, kehidupan Khamenei justru dikenal sangat sederhana bagi orang yang mengenalnya.
Menurut berbagai sumber Ia pernah menggunakan Peugeot 404, sedan keluarga produksi Prancis era 1960-an yang terkenal tangguh dan mudah dirawat.
Mobil ini menjadi bagian dari perjalanan hidupnya pada masa perjuangan sebelum Revolusi Iran 1979, ketika ia masih hidup sebagai ulama dan aktivis politik dengan kondisi ekonomi terbatas.
Kontras antara Peugeot 404 dan BMW tersebut mencerminkan perjalanan hidup seorang pemimpin dari kesederhanaan menuju tanggung jawab besar sebagai kepala negara.
Meski memiliki akses terhadap fasilitas negara, Khamenei sering digambarkan mempertahankan gaya hidup sederhana, termasuk tempat tinggal dan keseharian yang tidak berlebihan dibanding pemimpin dunia lain.
Menariknya, kisah kendaraan Khamenei kini juga menjadi bagian dari sejarah setelah kabar duka datang pada awal Maret 2026.

Pemimpin tertinggi Iran tersebut dilaporkan meninggal dunia pada 28 Februari 2026 akibat serangan udara yang menargetkan kompleks tempat tinggalnya di Teheran, dan kematiannya kemudian dikonfirmasi pemerintah Iran pada 1 Maret 2026.
Peristiwa tersebut memicu masa berkabung nasional selama 40 hari serta meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Dari sudut pandang otomotif, perjalanan kendaraan yang pernah digunakan Khamenei menunjukkan bahwa mobil bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga cerminan perjalanan hidup seseorang.
Peugeot 404 merepresentasikan masa perjuangan sederhana, sementara BMW mencerminkan tuntutan keamanan tinggi sebagai pemimpin negara.
Kombinasi dua dunia tersebut membuat cerita mobil Ali Khamenei menjadi unik: antara kesederhanaan pribadi dan kebutuhan protokol kenegaraan yang tidak bisa dihindari oleh seorang pemimpin.
GIPHY App Key not set. Please check settings