Autonesian.com – Partisipasi Jaecoo dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 tidak hanya menjadi ajang unjuk teknologi canggih pada mobilnya.
Pada pameran otomotif ini juga momentum untuk membangun keterlibatan yang lebih erat dengan konsumen.
Pabrikan asal China ini memperkenalkan program “J5 EV Co-Creation” sebagai wadah kolaborasi antara merek dan pengunjung pameran
Melalui program tersebut, pengembangan J5 EV dibuka bagi publik untuk ikut berkontribusi.
Pengunjung dapat menyampaikan pandangan mereka terkait arah desain dan pengembangan fitur kendaraan listrik tersebut melalui survei dan voting yang tersedia selama pameran berlangsung pada 5–15 Februari 2026.
Head of Marketing Jaecoo Indonesia, M. Ilham Pratama, menegaskan bahwa keterlibatan konsumen menjadi bagian penting dalam strategi inovasi perusahaan.
“Bagi Jaecoo, pelanggan adalah bagian integral dari proses inovasi produk kami,” ujar Ilham di JIEXpo Kemayoran, Jakarta.
Ilham juga menjelaskan melalui program Co-Creation untuk J5 EV, pihaknya turut mengundang Jaecoo Family dan pecinta otomotif untuk menyampaikan preferensi dan keinginan mereka terhadap pengembangan J5 EV ke depan.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi ini diarahkan untuk membentuk karakter kendaraan yang lebih personal dan dinamis.
“Kami ingin menghadirkan kendaraan yang benar-benar designed by customers, for customers. Desain dengan suara terbanyak diharapkan dapat diwujudkan sebagai model J5 EV berikutnya yang sesuai dengan preferensi masyarakat,” tutur Ilham.
Sebagai bagian dari pengalaman Co-Creation, Jaecoo menampilkan dua konsep J5 EV dengan pendekatan desain yang berbeda.
Konsep tersebut menjadi referensi bagi pengunjung dalam menentukan pilihan, mulai dari gaya eksterior, konfigurasi warna, desain velg, hingga tampilan panel instrumen.
Seluruh proses juga turut dibuat oleh pihaknya secara sederhana, agar dapat diikuti oleh berbagai kalangan selama pameran IIMS 2026 berlangsung.
“Mekanismenya pun cukup sederhana dan pengunjung bisa mengikuti survei voting di area Co-Creation yang sudah kami siapkan di booth ini,” jelas Ilham.
Selanjutnya masukan dari hasil survey tersebut akan menjadi dasar untuk pengembangan J5 EV kedepannya, berbasis langsung dari masukan konsumen.
Selain area survei, booth Jaecoo juga turut dirancang sebagai ruang eksplorasi kreatif bagi yang ingin mengikuti program ini.
Berbagai konsep modifikasi J5 EV dipamerkan untuk memberikan gambaran bagaimana sebuah kendaraan dapat disesuaikan dengan karakter penggunanya.
“Ada yang memiliki tampilan stylish, sporty, serta menggunakan berbagai variasi body kit dan sentuhan desain tambahan. Kemudian pilihan two tone atau tidak, hingga part lainnya,” tuturnya.
Selama pameran berlangsung, partisipan Co-Creation juga berkesempatan memperoleh merchandise eksklusif sebagai bentuk apresiasi.
Seluruh preferensi yang terkumpul akan dikompilasi dan dijadikan referensi utama dalam penyempurnaan J5 EV pada tahap berikutnya.
Melalui program Co-Creation, Jaecoo menegaskan komitmennya untuk menjadikan konsumen sebagai bagian dari perjalanan merek, bukan sekadar pembeli.
“Kami berharap program Co-Creation ini bisa menjadi langkah awal kolaborasi yang lebih dekat antara Jaecoo dan konsumen di Indonesia, sehingga produk yang kami rancang benar-benar berasal dari konsumen dan untuk konsumen itu sendiri,” tutup Ilham.
GIPHY App Key not set. Please check settings