Autonesian.com — Dalam Taxi Driver Season 3, mobil kembali menjadi elemen penting yang tak terpisahkan dari cerita balas dendam penuh strategi.
Sejak musim pertama, kendaraan yang digunakan tim Rainbow Taxi bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol perlawanan, penyamaran, hingga senjata psikologis untuk menekan para pelaku kejahatan.
Di musim ketiga ini, pendekatan tersebut terasa semakin matang dengan kehadiran berbagai mobil yang dipilih sesuai konteks cerita, termasuk Hyundai Grandeur dan Hyundai Staria yang tampil menonjol.
Taksi ikonik yang dikendarai Kim Do Gi tetap menjadi pusat perhatian, dimana secara visual mobil ini tampil seperti taksi biasa yang mudah ditemui di jalanan Korea Selatan.
Namun di balik tampilannya yang sederhana, tersimpan berbagai modifikasi tersembunyi yang mendukung misi berbahaya.
Akselerasi agresif, kestabilan tinggi saat manuver ekstrem, hingga interior yang disesuaikan untuk operasi rahasia membuat mobil ini seolah memiliki “kepribadian ganda”.
Pendekatan ini menegaskan bahwa mobil menjadi bagian aktif dari cerita, dengan kehadiran kendaraan pendukung yang disesuaikan kebutuhan skenario, termasuk peran penting Hyundai Grandeur.
Sedan flagship Hyundai ini kerap muncul dalam adegan yang menuntut kesan elegan dan berkelas, terutama saat karakter harus berbaur di lingkungan kelas atas atau situasi formal.

Desain modern dengan garis bodi tegas dan aura premium membuat Grandeur tampil sebagai simbol ketenangan, kontrol, dan otoritas.
Karakter Grandeur semakin kuat berkat spesifikasi mesinnya, dimana generasi terbaru ini dipersenjatai mesin bensin 2.5 liter Smartstream GDI.
Melalui ruang pacu tersebut juga diklaim dapat melontarkan tenaga sekitar 198 PS dan torsi 248 Nm, dipadukan transmisi otomatis 8 percepatan yang halus.
Untuk performa lebih tinggi, tersedia mesin bensin 3.5 liter V6 dengan tenaga hingga 300 PS dan torsi 366 Nm, selaras dengan citra sedan premium berperforma tinggi.
Hyundai juga menghadirkan opsi hybrid 1.6 liter turbo dengan tenaga gabungan sekitar 230 PS, menghadirkan keseimbangan antara performa dan efisiensi yang relevan dengan tren otomotif modern.
Di sisi lain MPV futuristis, Hyundai Staria yang sering muncul dan hadir sebagai kendaraan operasional tim yang fungsional namun tetap mencuri perhatian.
Siluet membulat, kaca panorama besar, dan desain minimalis modern membuat Staria tampak profesional sekaligus futuristik, memperkuat kesan kesiapan dan kerja tim yang solid.
Di balik desainnya, Staria dibekali mesin diesel 2.2 liter CRDi yang tangguh. Mesin empat silinder turbo ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 175 hingga 177 PS dengan torsi puncak mencapai 430 Nm.

Karakter torsi besar di putaran rendah membuatnya ideal untuk membawa banyak penumpang maupun perlengkapan, tanpa mengorbankan kenyamanan.
Mobil ini juga mengandalkan transmisi otomatis 8 percepatan memastikan perjalanan tetap halus, bahkan dalam situasi mendesak.
Yang menarik, pemilihan kendaraan di Taxi Driver Season 3 terasa realistis dan relevan dengan tren otomotif Korea saat ini.
Dimana sedan modern berkarakter elegan, MPV futuristis, hingga taksi dengan teknologi tersembunyi digunakan sesuai konteks cerita, tanpa terkesan berlebihan.
Ditambah dengan sinematografi yang rapi, adegan kejar-kejaran, penyergapan, hingga pelarian cepat membuat setiap mobil terasa “hidup” dan berperan aktif membangun ketegangan.
Di Taxi Driver Season 3, mobil tidak lagi sekadar pelengkap visual serta setiap kendaraan memiliki alasan, fungsi, dan makna dalam narasi.
Perpaduan antara cerita kuat, karakter ikonik, dan pemilihan mobil yang tepat membuat Taxi Driver Season 3 tetap relevan dan dinanti serta dapat ditonton secara langsung melalui platform Viu.
Bukan hanya oleh penggemar drama Korea, tetapi juga penikmat otomotif yang menyukai kombinasi aksi, teknologi, dan karakter kuat dalam satu layar.
GIPHY App Key not set. Please check settings