Autonesian.com – Chery Group menutup tahun 2025 dengan performa yang membuat industri otomotif global menoleh.
Pabrikan asal Tiongkok ini resmi mencatatkan penjualan kumulatif 2.806.393 unit kendaraan sepanjang 2025, tumbuh 7,8 persen dibanding tahun sebelumnya.
Lebih mencengangkan lagi, ekspor Chery tembus 1.344.020 unit, menjadikannya eksportir mobil penumpang terbesar Tiongkok selama 23 tahun berturut-turut.
Capaian tersebut bukan sekadar angka, pada Desember 2025 saja, Chery berhasil mengirimkan 144.430 unit ke berbagai negara, melonjak hampir 47 persen secara tahunan.
Secara global, basis pengguna Chery kini menyentuh 18,53 juta konsumen, dengan total ekspor kumulatif mencapai 5,85 juta unit.
Sementara rekor ekspor bulanan, tahunan, hingga total kumulatif semuanya berhasil dipecahkan dalam satu tahun yang sama.
Tidak hanya kuat di pasar internasional, performa Chery di Indonesia juga turut ikut mencuri perhatian.
Berdasarkan data GAIKINDO, penjualan ritel Chery sepanjang 2025 melesat hingga 126 persen, sementara penjualan wholesale naik 111 persen.
Pertumbuhan agresif ini menandakan kepercayaan pasar Indonesia terhadap produk dan layanan Chery terus menguat.
Dari sisi teknologi, Chery juga mencatat lonjakan besar di segmen kendaraan energi baru dan dimana penjualan mobil listrik dan hybrid mereka mencapai 903.847 unit, tumbuh 54,9 persen dibanding tahun sebelumnya.
Lebih dari 90 persen model baru yang diluncurkan Chery sepanjang 2025 merupakan kendaraan energi baru, menegaskan keseriusan mereka dalam transisi elektrifikasi global.
Prestasi lain datang dari kualitas produk. Chery meraih penghargaan China Quality Award Nomination serta menyabet peringkat teratas merek domestik dalam lima studi utama J.D. Power, mulai dari kualitas awal hingga daya tahan kendaraan.
Sebanyak 60 model Chery juga telah meraih rating keselamatan bintang lima di berbagai pengujian global.
“2025 menjadi tahun pembuktian bahwa Chery bukan lagi sekadar pemain regional, tetapi telah berkembang menjadi merek otomotif global dengan kekuatan teknologi, kualitas, dan ekspansi pasar yang solid,” ungkap pernyataan resmi Chery Group dalam siaran persnya.
Dengan ekspansi pasar yang kini menjangkau lebih dari 120 negara dan rencana pertumbuhan agresif menuju 2026, Chery jelas sedang menancapkan bendera kuat di panggung otomotif dunia.
Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin dominasi baru di industri otomotif global sedang terbentuk dan namanya adalah Chery.
GIPHY App Key not set. Please check settings