Sepeda Listrik Curian Bisa Terdeteksi, Teknologi Bosch Ini Bikin Waswas

Bosch e-bike system
Bosch eBike. Foto : Ist/Autonesian

Autonesian.com — Ajang CES 2026 menjadi panggung bagi Bosch eBike Systems untuk memperlihatkan langkah serius dalam memerangi pencurian sepeda listrik.

Bukan sekadar gembok atau alarm, Bosch kini menghadirkan perlindungan berbasis digital yang membuat e-bike hasil curian nyaris tak punya nilai jual.

Melalui pembaruan pada aplikasi eBike Flow, Bosch memperluas sistem perlindungan anti-pencurian digitalnya dengan mekanisme penandaan sepeda sebagai unit hilang atau dicuri.

Saat pemilik melaporkan e-bike miliknya, status tersebut langsung tersimpan di sistem terpusat Bosch dan terhubung ke seluruh ekosistem digital mereka.

Dampaknya signifikan, karena sepeda yang telah ditandai tidak bisa lagi digunakan secara normal, dihubungkan ke aplikasi, ataupun menikmati fitur pintar yang tersedia.

Baca Juga :  Astra Financial Ukir Laba Bersih Rp 2,1 Triliun di Q1 2024

“Yang membuat sistem ini terasa “menyeramkan” bagi pelaku kejahatan adalah transparansinya,” ungkap Bosch melalui siaran resminya.

Lebih lanjut ketika e-bike curian tersebut dicoba untuk dihubungkan oleh pengguna lain, sistem Bosch akan langsung menampilkan peringatan bahwa unit tersebut merupakan sepeda hasil pencurian.

Informasi ini juga dapat terdeteksi di bengkel resmi melalui perangkat diagnostik Bosch, sehingga riwayat sepeda tidak bisa disembunyikan meski sudah berpindah tangan.

Bosch sendiri menegaskan bahwa pendekatan ini bertujuan menekan peredaran e-bike curian di pasar sekunder.

Dengan status digital yang melekat, sepeda listrik tersebut tidak hanya sulit dijual, tetapi juga sulit digunakan.

Strategi ini melengkapi fitur keamanan yang sebelumnya telah diperkenalkan Bosch, seperti penguncian motor dan baterai secara digital, alarm pintar, hingga integrasi GPS untuk pelacakan.

Baca Juga :  Toyota Indonesia Ukir Rekor Angka Ekspor di Tengah Kondisi Tantangan Global

Tak hanya menyasar pengguna individu, teknologi ini juga relevan untuk kebutuhan komersial, seperti armada e-bike sewaan atau operasional perusahaan.

Melalui modul konektivitas, pengelola dapat memantau status sepeda, mengelola akses, hingga menonaktifkan dukungan motor dari jarak jauh jika terjadi penyalahgunaan.

Langkah Bosch ini menegaskan bahwa masa depan keamanan kendaraan listrik tidak lagi bertumpu pada perangkat mekanis semata.

Perlindungan berbasis software dan ekosistem digital kini menjadi kunci, sekaligus sinyal bahwa era e-bike “kebal dijual” bagi pencuri sudah benar-benar dimulai.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Previous Article
Ruas jalan Tol Sedyatmo

Tarif Tol Naik Awal 2026, Sedyatmo dan Solo-Ngawi Resmi Berlaku Mulai Januari

Next Article
Nissan Tekton India

Siap Meluncur, Nissan Tekton Siap Ganggu Dominasi Creta dan Seltos

Related Posts