Komponen Kecil Ini Bikin Toyota Recall Puluhan Ribu Mobil Hybrid, Termasuk Corolla Cross

Toyota Corolla Cross Hybrid Amerika
Toyota Corolla Cross Hybrid. Foto : Ist/Autonesian

Autonesian.com – Produsen otomotif asal Jepang, Toyota, kembali menjadi sorotan setelah mengumumkan penarikan kembali atau recall terhadap sekitar 55 ribu unit mobil hybrid di pasar global.

Langkah ini diambil menyusul ditemukannya potensi cacat baut pengikat di dalam komponen inverter system hybrid yang tidak terpasang sesuai spesifikasi.

Melansir the EV report, bagian ini berfungsi mengatur aliran daya antara baterai dan motor listrik.

Jika terjadi pemasangan yang tidak sempurna atau baut dalam kondisi longgar, beberapa skenario berikut dapat terjadi.

Kemudian, sistem dapat mengalami aktivasi sirkuit terbuka yang memicu lampu peringatan menyala, sementara kendaraan berpotensi masuk ke mode darurat atau bahkan kehilangan tenaga penggerak sepenuhnya.

Baca Juga :  Cadillac Siap Hadirkan kendaraan Listrik Pertama

Tidak hanya itu, kendaraan bisa kehilangan daya penggerak, terutama saat melaju pada kecepatan tinggi, akan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Selain itu, baut yang longgar dan menyentuh papan sirkuit ketika sistem pengapian aktif dapat memicu korsleting, menghasilkan panas berlebih yang berpotensi menyebabkan kerusakan termal pada komponen di sekitarnya.

Toyota Camry Hybrid Amerika

Meski tidak dilaporkan adanya kecelakaan serius akibat masalah ini, Toyota memilih bertindak cepat sebagai langkah pencegahan.

Sebagai informasi, model hybrid yang terdampak merupakan model popular Toyota yang dipasarkan di wilayah Amerika Utara (Amerika Serikat dan Kanada).

Adapun model yang kena recall tersebut meliputi 51,644 Toyota Camry Hybrid model 2025-2026 dan Toyota Corolla Cross Hybrid model 2026 sebanyak 3,761.

Baca Juga :  Valentino Rossi hingga Raul Fernandez, Aprilia Ukir 300 Kemenangan Bersejarah

Raksasa otomotif ini pun menjelaskan bahwa cacat pada inverter berhubungan dengan proses produksi komponen tertentu, sehingga diperlukan pemeriksaan menyeluruh serta penggantian unit inverter pada kendaraan yang masuk dalam daftar recall.

Dalam kasus ini Toyota kembali menegaskan bahwa keselamatan pelanggan tetap menjadi prioritas utama.

Melalui jaringan diler resminya, konsumen yang terdampak akan dihubungi untuk melakukan pengecekan dan perbaikan tanpa biaya tambahan.

Proses perbaikan disebut telah disiapkan agar dapat dilakukan seefisien mungkin guna meminimalkan ketidaknyamanan bagi pemilik kendaraan.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Previous Article
Bridgestone Check Kondisi ban

Jelang Nataru, Bridgestone Bongkar Peran Krusial Ban di Perjalanan Jauh

Next Article
SIM Surat Ijin Mengemudi A C

Urus SIM Saat Nataru 2025, Catat Jadwal Layanan dan Syarat Dokumennya

Related Posts